Gempa di Jepang terjadi pukul 12.46 WIB, Jumat (11/3) kemarin, berpusat di 373 km timur laut Tokyo. Beberapa saat kemudian terjadi tsunami dengan ketinggian 4 meter hingga 10 meter. Jumlah sementara korban tewas akibat gempa dan tsunami Jepang mencapai 1.000 orang. 400 Orang diketahui hilang.
Belum ada WNI dilaporkan menjadi korban jiwa dalam gempa berkekuatan 8,9 SR itu.
KBRI Tokyo dari NHK streaming merilis hal tersebut di dalam twitternya, Sabtu (12/3/2011).
Sementara itu, tim KBRI Tokyo yang akan mengevakuasi WNI sudah sampai di Fukushima, namun terhenti akibat longsor yang terjadi di antara Miyagi dan Iwate. Pemerintah Jepang mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi korban di Kesennuma City, Miyagi Prefecture.
Warga di radius 10 km dari PLTN Fukushima dianjurkan untuk berevakuasi. Hal ini karena peningkatan tingkat radiasi menjadi 1.000 kali skala normal. (detiknews.com)
Berikut ini mekanisme terjadinya tsunami. Oya, naskah ini saya dapatkan sewaktu mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru tahun 2010 lalu di UNNES Semarang dalam rangka sertifikasi guru. Semoga bermanfaat.
Mekanisme Terjadinya Gelombang Tsunami
Oleh : Dwiyanto J. S.,Staf Pengajar Teknik Geologi UNDIP
Belum ada WNI dilaporkan menjadi korban jiwa dalam gempa berkekuatan 8,9 SR itu.
KBRI Tokyo dari NHK streaming merilis hal tersebut di dalam twitternya, Sabtu (12/3/2011).
Sementara itu, tim KBRI Tokyo yang akan mengevakuasi WNI sudah sampai di Fukushima, namun terhenti akibat longsor yang terjadi di antara Miyagi dan Iwate. Pemerintah Jepang mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi korban di Kesennuma City, Miyagi Prefecture.
Warga di radius 10 km dari PLTN Fukushima dianjurkan untuk berevakuasi. Hal ini karena peningkatan tingkat radiasi menjadi 1.000 kali skala normal. (detiknews.com)
Berikut ini mekanisme terjadinya tsunami. Oya, naskah ini saya dapatkan sewaktu mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru tahun 2010 lalu di UNNES Semarang dalam rangka sertifikasi guru. Semoga bermanfaat.
Mekanisme Terjadinya Gelombang Tsunami
Oleh : Dwiyanto J. S.,Staf Pengajar Teknik Geologi UNDIP