| RAT Gapoktan Roda Sejahtera tahun 2011 |
Halaman
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Mei 2011
Ayo bentuk Gapoktan di desa kita...(Seri 13)
Sabtu, 09 April 2011
Starter pupuk/kompos buatan sendiri
| Starter mikroba untuk pembuatan kompos/pupuk organik cair buatan sendiri |
Setelah beberapa hari yang lalu saya dan anak-anak petani mencoba membuat starter pupuk/kompos dari bahan-bahan yang murah dan mudah didapat, akhirnya satu minggu kemudian jadi juga. Cara membuatnya sangatlah mudah, bisa dilihat DISINI. Ciri-ciri starter yang sudah jadi ini, bila dicium sangat berbau tape banget dan harum serta warnanya kecoklatan.
Senin, 28 Maret 2011
Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 4)
Tulisan kali menampilkan bahan lain lagi yang juga berpotensi mengandung banyak sekali mikroorganime positif yang berperan dalam proses penguraian/dekomposisi bahan organik. Beberapa dari kita mungkin, bukan mungkin lagi malah, bahkan pasti tahu dengan yakin bahwa bahan yang akan saya tampilkan ini mengandung banyak sekali mikroba baik.. Bahan apakah itu ?
Minggu, 27 Maret 2011
Tips gratis membuat mikroba/bakteri sendiri
Seperti janji saya yang lalu bahwa saya akan memposting cara membuat atau membiakkan mikroorganisme/bakteri untuk digunakan sebagai starter kompos/pupuk cair, maka artikel kali ini akan menampilkan cara yang telah saya praktekkan. Pada hari Kamis, 24 Maret 2011, saya dan 81 anak-anak di desa saya belajar membuat bakteri sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Tujuannya tak lain adalah memanfaatkan potensi yang diberikan alam, ramah lingkungan, sehat sekaligus hemat. Ya iyalah, masak pupuk, obat dll apa-apa harus beli semua. Buat kami petani gurem ini lebih baik mencoba menggunakan sumberdaya yang ada di sekitar kami, insya ALLAH ada manfaatnya.
Sabtu, 26 Maret 2011
Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (Seri 3)
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya sebelumnya yaitu SERI 1 dan SERI 2. Bahan yang potensial mengandung beragam mikroorganisme positif ini sebenarnya merupakan limbah yang seringkali dibuang percuma. Nah, kita bisa memanfaatkan limbah ini untuk kita biakkan bakteri/mikroba di dalamnya sebagai starter pembuatan kompos/pupuk organik bahkan juga meningkatkan kandungan mikroorganisme pengurai di dalam tanah.
Bahan yang potensial kali ini adalah rumen sapi.
Bahan yang potensial kali ini adalah rumen sapi.
Kamis, 24 Maret 2011
Bahan yang berpotensi sebagai starter pupuk/kompos (Seri 2)
![]() |
| Beberapa jenis bakteri |
Setelah saya membahas sedikit bahan organik di sekitar kita yang berpotensi mengadung mikroorganisme dekomposisi atau mikrobia yang positif untuk pupuk bio bagi tanaman bahkan bagi ternak di SERI 1, maka pada SERI 2 kali ini saya menampilkan TAPE SINGKONG/KETAN sebagai bahan yang juga punya potensi. Tape singkong berasal dari singkong atau ketela pohon yang difermentasi dengan menggunakan ragi sedangkan tape ketan berasal dari beras ketan. Ragi adalah sejenis mikroorganisme positif pada tape yang bekerja secara anaerob.
Apa saja jenis mikroorganisme yang terdapat pada tape ? Berikut ini akan saya jelaskan sedikit, maaf hanya sedikit karena ilmu saya tentang mikrobiologi masih secuil (maaf buat pakar mikrobiologi bila yang saya sampaikan ini salah. mohon dikoreksi), hanya saja saya berniat ingin memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitar kita utamanya agar petani seperti diri saya ini pandai-pandailah memanfaatkan apa yang ada. Sehingga tanaman, ternak bahkan tanah kita dengan bantuan mikrobia positif bisa sehat dan tanah pun subur kembali. Kita bisa mempercepat dekomposisi bahan organik alias membuat kompos dengan waktu yang bisa dipersingkat. Insya ALLAH.
Mikroorganisme yang umumnya terdapat pada tape, antara lain Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp., Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, Pediococcus sp, Acetobacter aceti. Produk fermentasi (tape) ini menghasilkan berbagai macam mineral dan vitamin penting bahkan berperan dalam menekan pertumbuhan mikroorganisme jahat. Berbagai macam produk seperti gula, alkohol dimanfaatkan kembali oleh bakteri lain sehingga banyak sekali jenis mikroorganisme yang berperan dalam proses fermentasi ini. Selain itu, mikroorganisme yang mati bisa menjadi salah satu sumber nutrisi untuk tanaman selain mineral yang dihasilkan. Selain untuk membantu dekomposisi bahan organik, berpotensi juga untuk ternak, meski perlu penelitian lebih lanjut.
Cobalah anda biakkan mikroorganime yang ada pada tape ini. Kemudian gunakan kultur yang sudah jadi untuk disemprotkan atau ditebarkan pada sampah atau bahan organik yang akan diolah untuk pupuk/kompos. Silakan anda amati, semoga hasilnya bermanfaat. Saya hari ini (Kamis, 24 Maret 2011), sudah mencobanya. Hasilnya, akan saya posting pada artikel selanjutnya. Rencananya, akan saya buat untuk menambah vitamin dan mineral pada ayam kampung lingnan saya dan sebagian akan saya buat untuk starter kompos. TERTARIK ? Silakan mencoba.
Artikel terkait :
1. Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2)
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1)
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6. Tips gratis membuat EM (2)
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4)
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1)
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik
18. Tips membuat fungisida organik sendiri
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Kamis, 17 Maret 2011
Bahan yang berpotensi sebagai starter mikroba (Seri 1)
![]() |
| Tempe, makanan sederhana tetapi multi manfaat |
Rabu, 16 Maret 2011
Membuat starter mikroba/bakteri sendiri
![]() |
| Berbagai jenis bakteri, semua ada di sekitar kita |
Selasa, 15 Maret 2011
Tips membuat pupuk organik cair dari urine (MANUSIA)
Sebenarnya ini adalah inovasi lama, cuma tidak ada salahnya saya tampilkan artikel aslinya yang bersumber dari KOMPAS, 22 Januari 2010. Saya pun juga sudah pernah mencobanya pakai urine saya sendiri...hehe... Sejauh ini lumayan ada manfaatnya. Inilah artikel lengkap beserta cara pembuatannya.
KOMPAS, 22 JANUARI 2010. Penamaan jenis pupuk cair organik ini tergolong unik. Namanya, Pupuk Ion Organik 200 Watt. Pupuk ini berupa pupuk cair berbahan dasar urine manusia dicampur dengan cairan glukosa dan bakteri fermentor yang kemudian memiliki daya hantar listrik tinggi sampai 200 watt.
KOMPAS, 22 JANUARI 2010. Penamaan jenis pupuk cair organik ini tergolong unik. Namanya, Pupuk Ion Organik 200 Watt. Pupuk ini berupa pupuk cair berbahan dasar urine manusia dicampur dengan cairan glukosa dan bakteri fermentor yang kemudian memiliki daya hantar listrik tinggi sampai 200 watt.
PESTISIDA ORGANIK : manfaat, kelebihan dan kekurangan
Trend bertani organik memang fenomenal. Kecenderungan untuk hidup sehat tanpa bahan kimia berbahaya, kembali ke alam, kepedulian terhadap ekosistem dan lingkungan menyebabkan beberapa ilmuwan dan petani di lapangan seperti kami ini terus mencoba berbagai macam ramuan nabati yang berfungsi untuk mengusir bahkan membasmi hama ataupun mikroorganisme patogen. Pada beberapa artikel sebelumnya, saya telah banyak membahas mengenai beberapa jenis tumbuhan yang potensial sebagai pestisida, insektisida maupun fungisida organik yang bisa anda lihat di link artikel dibawah. Beberapa petani dan teman-teman saya sudah banyak mencoba dan alhamdulillah sejauh ini banyak keberhasilan.
Senin, 14 Maret 2011
Siklus hidup walang sangit
![]() |
| Walang sangit menghisap cairan pada buah padi |
Walang sangit menghisap cairan tanaman dari tangkai bunga (paniculae) sehingga menyebabkan tanaman kekurangan hara dan menguning (klorosis), dan perlahan-lahan melemah. Hama ini bukan saja dapat menurunkan
hasil tetapi juga menurunkan kualitas gabah seperti bintik-bintik coklat pada gabah akibat isapan cairan dari hama tersebut pada saat padi matang susu.
Tips gratis membasmi lembing (walang sangit)
![]() |
| Walang sangit punya hobi menghisap buah padi alias gabah |
Beberapa waktu yang lalu, saya dan beberapa petani yang menanam padi seringkali dibuat jengkel karena ulah lembing alias walang sangit (Leptocorisa oratorius). Betapa tidak ? Padi yang sudah berbuah menjadi mangsa walang sangit. Serangga ini akan menghisap buah padi atau gabah sedemikian rupa sehingga seringkali buah padi akan berwarna kecoklatan hingga hitam bahkan pada serangan yang parah akan mengakibatkan bulir padi menjadi hampa. Oleh karena itu, petani di desa saya berupaya untuk meramu sendiri obat alami untuk membasmi minimal mengusir hama walang sangit.
Jumat, 11 Maret 2011
Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(Seri 12)
Setelah kita mengadakan indentifikasi potensi desa yang caranya bisa dilihat di seri 7 , maka hasilnya dituangkan dalam laporan hasil identifikasi desa. Laporan hasil identifikasi potensi desa sudah pernah saya posting sebelumnya di seri 8 , tetapi secara lengkapnya sebaiknya kita tuangkan menjadi PROFIL DESA seperti artikel dibawah ini. Kegunaan profil desa sangat besar antara lain sebagai data dasar dalam pengembangan pembangunan pertanian di desa secara umum. Pembuatan rencana kerja, strategi serta langkah yang perlu dicapai. Penting untuk pemerintah desa, instansi terkait, kelompok tani maupun masyarakat desa utamanya sehingga mengetahui dengan jelas potensi desanya sendiri.
PROFIL DESA TLOGOPAYUNG
Keadaan umum desa Tlogopayung berdasarkan Identifikasi Potensi Desa Tahun 2009 adalah sebagi berikut:
PROFIL DESA TLOGOPAYUNG
Keadaan umum desa Tlogopayung berdasarkan Identifikasi Potensi Desa Tahun 2009 adalah sebagi berikut:
Sabtu, 19 Februari 2011
Tips gratis membuat EM4 (2)
Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman Email dari sahabat yang berisi tentang cara lain membuat EM4 atau effective microorganism, yaitu kumpulan mikroorganisme positif yang berperan dalam membantu proses dekomposisi bahan organik maupun meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menambah daya tahan tanaman terhadap penyakit. Cara ini saya rasa bisa menjadi alternatif lain dalam MEMBUAT EM4. Cara yang lain sudah pernah saya tulis, silakan dilihat DISINI.
Memang, jika menggunakan cara yang pernah saya tulis dahulu, menurut petani kelompok kami, baunya cukup menyengat (karena menggunakan rumen sapi?). Sedangkan menurut cara dibawah ini, mungkin tidak menimbulkan bau yang kurang sedap karena menggunakan bahan-bahan nabati. Baiklah, caranya akan saya kutip semuanya untuk anda, semoga bermanfaat.
Bahan-bahan :
- Sampah sayur, terutama kacang-kacangan
- Kulit buah-buahan (papaya, pisang, rambutan, mangga, dsb.)
- Bekatul, secukupnya
- Gula merah, sedikit saja
- Air beras, secukupnya
Cara membuat:
Sampah sayur, kulit buah-buahan dan bekatul dicampurkan. Tempatkan misalnya di dalam sebuah ember atau penampung yang lain. Tutup. Sambil kadang-kadang diaduk, biarkan selama satu minggu sampai membusuk sehingga menjadi EM1.
EM singkatan dari Effective Microorganism, yaitu jasad renik "ganas" yang akan mempercepat proses pengomposan.
Ditengarai dengan angka 1 karena inilah cairan mikroorganisme yang terbentuk setelah mengalami dekomposisi selama satu minggu.
Langkah berikutnya cairan EM1 dicampur dengan sampah sayur dan kulit buah-buahan. Kemudian didiamkan lagi selama satu minggu.
Cairan baru yang terbentuk disebut dengan EM2.
Cairan EM2 dicampurkan dengan bekatul, gula merah dan air beras. Dan didiamkan lagi selama satu minggu sehingga menjadi EM3.
Diamkan lagi selama satu minggu tanpa menambahkan apa-apa. Cairan itu telah menjadi EM4.
Untuk penggunaan silakan bisa dilihat DISINI. EM4 bisa digunakan untuk pertanian, untuk peternakan saya rasa bisa, tetapi saya belum pernah mencobanya, mungkin pembaca ada yang pernah mencoba untuk ayam, kambing, sapi dll dan dampaknya.
(dikutip : dari berbagai sumber)
Artikel terkait :
1. Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2)
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1)
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6. Tips gratis membuat EM (2)
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4)
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1)
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik
18. Tips membuat fungisida organik sendiri
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Memang, jika menggunakan cara yang pernah saya tulis dahulu, menurut petani kelompok kami, baunya cukup menyengat (karena menggunakan rumen sapi?). Sedangkan menurut cara dibawah ini, mungkin tidak menimbulkan bau yang kurang sedap karena menggunakan bahan-bahan nabati. Baiklah, caranya akan saya kutip semuanya untuk anda, semoga bermanfaat.
Bahan-bahan :
- Sampah sayur, terutama kacang-kacangan
- Kulit buah-buahan (papaya, pisang, rambutan, mangga, dsb.)
- Bekatul, secukupnya
- Gula merah, sedikit saja
- Air beras, secukupnya
Cara membuat:
Sampah sayur, kulit buah-buahan dan bekatul dicampurkan. Tempatkan misalnya di dalam sebuah ember atau penampung yang lain. Tutup. Sambil kadang-kadang diaduk, biarkan selama satu minggu sampai membusuk sehingga menjadi EM1.
EM singkatan dari Effective Microorganism, yaitu jasad renik "ganas" yang akan mempercepat proses pengomposan.
Ditengarai dengan angka 1 karena inilah cairan mikroorganisme yang terbentuk setelah mengalami dekomposisi selama satu minggu.
Langkah berikutnya cairan EM1 dicampur dengan sampah sayur dan kulit buah-buahan. Kemudian didiamkan lagi selama satu minggu.
Cairan baru yang terbentuk disebut dengan EM2.
Cairan EM2 dicampurkan dengan bekatul, gula merah dan air beras. Dan didiamkan lagi selama satu minggu sehingga menjadi EM3.
Diamkan lagi selama satu minggu tanpa menambahkan apa-apa. Cairan itu telah menjadi EM4.
Untuk penggunaan silakan bisa dilihat DISINI. EM4 bisa digunakan untuk pertanian, untuk peternakan saya rasa bisa, tetapi saya belum pernah mencobanya, mungkin pembaca ada yang pernah mencoba untuk ayam, kambing, sapi dll dan dampaknya.
(dikutip : dari berbagai sumber)
Artikel terkait :
1. Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2)
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1)
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6. Tips gratis membuat EM (2)
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4)
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1)
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik
18. Tips membuat fungisida organik sendiri
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Rabu, 02 Februari 2011
Ayo bentuk gapoktan di desa kita (Seri 10)
Aturan Peminjaman PUAP Untuk Anggota Gapoktan Roda Sejahtera
Berikut ini saya akan menampilkan beberapa aturan umum dan khusus untuk anggota Gapoktan Roda Sejahtera yang akan meminjam dana bagi pengembangan usaha taninya. Dana yang dimiliki gapoktan bersumber dari pemerintah, pihak ketiga dan dari anggota melalui simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. Perlulah dibuat aturan umum dan khusus peminjaman dana gapoktan sehingga anggota harus memenuhi syarat-syarat berikut untuk dapat memanfaatkan dana gapoktan. Aturan ini sifatnya fleksibel dan dapat dimodifikasi sesuai karakteristik daerah masing-masing.
I. Aturan umum peminjaman
Berikut ini saya akan menampilkan beberapa aturan umum dan khusus untuk anggota Gapoktan Roda Sejahtera yang akan meminjam dana bagi pengembangan usaha taninya. Dana yang dimiliki gapoktan bersumber dari pemerintah, pihak ketiga dan dari anggota melalui simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. Perlulah dibuat aturan umum dan khusus peminjaman dana gapoktan sehingga anggota harus memenuhi syarat-syarat berikut untuk dapat memanfaatkan dana gapoktan. Aturan ini sifatnya fleksibel dan dapat dimodifikasi sesuai karakteristik daerah masing-masing.
I. Aturan umum peminjaman
- Peminjam tercatat sebagai anggota poktan.
- kelengkapan administrasi (fotokopi KTP dan SPPT) dipenuhi oleh anggota.
Kamis, 13 Januari 2011
Tips praktis bertanam cabai hibrida
Tips kali ini saya tulis berdasarkan pengalaman buruk saya bertanam cabai besar hibrida sekitar tahun 2000-an lampau. Saat itu saya masih pemula lah di bidang tanam-menanam...hehe...alias pengalaman masih kurang, hanya modal nekat dan kepincut harga cabai yang tinggi, bahkan akhir-akhir ini sempat tembus RP 50.000/kg, jadi kepingin bertanam cabai, kali saja untungnya lumayan. Ternyata yang saya alami malah kebalikan, bener-bener terbalik alias RUGI...
Nah, kata orang sih...kalau bisa usahakan kita jangan "jatuh" di lubang yang sama to...Oleh karena itu saya akan membagi pengalaman buruk saya supaya hal yang sama tidak menimpa anda paling tidak semoga bisa menjadi antisipasi dalam bertanam cabai.
Saat itu tahun 2000-an saya bertanam cabai di musim penghujan, sekitar nopember/desember, persisnya saya lupa. Maksud saya kan, biasanya jarang petani yang bertanam di bulan-bulan tersebut karena menghindari hujan dan kebanyakan bertanam padi karena air melimpah. Harapan saya sih, jika sedikit yang tanam, biasanya nanti saat kita panen harga akan tinggi. Ternyata...Langsung saja deh, tips ini meski jauh dari sempurna, paling tidak berdasarkan pengalaman nyata yang tak terlupakan...hehe...Oya, tips ini saya tulis terutama bagi yang ingin bertanam cabai di musim hujan.
1. Jangan pilih benih cabai sembarangan. Walaupun yang akan kita tanam adalah benih hibrida, tetapi kita tetap harus teliti. Apalagi jika kita ingin menanam di musim penghujan, pilihlah benih yang tahan terhadap penyakit karena penyakit mudah menyerang di musim penghujan. Ada beberapa varietas yang relatif tahan terhadap busuk buah, layu bakteri maupun penyakit lainnya. Sebaiknya konsultasikan dengan yang sudah berpengalaman dalam hal cabai atau penjual benih setempat.
2. Konsultasi dengan penjual benih mengenai kuantitas penjualan benih . Maksud saya, jika pada bulan-bulan tersebut benih banyak terjual, berarti yang nanam banyak. Sehingga kemungkinan besar area penanaman cabai semakin luas, produksi melimpah, akhirnya bisa-bisa harga anjlok, bikin kita RUGI.
3. Khusus penanaman di musim hujan, sebaiknya bedengan yang kita buat agak ditinggikan, yah...sekitar 50 cm-an lebih lah dan parit/jarak antar bedengan dibuat lebar sekitar 50-60 cm. Dengan begitu, air yang melimpah bisa dengan cepat terbuang karena jika air tergenang mudah menimbulkan penyakit busuk akar alias layu bakteri. Walau konsekuensinya jumlah populasi tanaman menurun, tetapi yang penting tanaman sehat, sehingga produksi buah optimal bahkan malah tambah banyak. Jadi, buatlah saluran atau parit pembuangan air yang baik sehingga air tidak menggenangi pertanaman cabai kita.
4. Pelihara yang intensif terutama musim hujan. Pada musim hujan relatif lebih banyak penyakit yang menyerang daripada hama. Oleh karena itu siap-siap saja obat anti jamur/bakteri. Kalau bisa organik, bagus, contohnya EM-4. Atau bikin sendiri bisa, caranya bisa dilihat DISINI, DISINI, dan DISINI. Kemudian sebaiknya cara menyemprotkan obatnya bisa dilakukan pagi hari dengan menggunakan perekat yang baik. Semprotlah 2-3 hari sekali.
5. Dalam memberi pupuk awal pada tanaman sebaiknya yang lengkap. Beri pupuk kandang matang yang cukup, urea/ZA, TSP, KCl, dolomit. Aduk dengan tanah secara merata kemudian semprot dengan EM4 sebelum ditutupi mulsa plastik. Beri juga pupuk organik cair yang cukup, yang cara pembuatannya bisa dilihat DISINI. Aplikasi bisa dengan disemprotkan ke tanaman atau dikocorkan ke sekitar pangkal batang tanaman. Prinsipnya, jika tanaman mendapat nutrisi yang cukup maka tidak akan mudah terserang penyakit.
6. Sering-seringlah membersihkan gulma/rumput liar karena di musim hujan, wahhhh....sungguh luar biasa pertumbuhan gulmanya. Kalau tidak sering-sering kita cabut/bersihkan maka akan mudah menjadi sarang hama maupun penyakit.
7. Jika ada gejala serangan hama atau penyakit maka cepat-cepatlah diobati dengan obat dan dosis yang tepat. Hal ini untuk mencegah supaya hama atau penyakit tidak semakin meluas. Bisa konsultasi dengan yang sudah berpengalaman atau di beberapa penjual benih atau PPL Pertanian setempat. Jangan main sembarangan mengobati, salah-salah malah penyakit tidak musnah bahkan biaya membengkak, kan sayang !
8. Yang terakhir...apalagi kalau bukan BERDO'A dan SEDEKAH. Karena walau kita sudah berusaha sekeras apapun kalau tidak diiringi dengan 2 hal diatas, seakan-akan tiada artinya. Bukankah dengan bersedekah maka akan menyelamatkan kita dari bala dan menambah rizqi ??? Semoga...amiiin
Sekian dulu ya, insya ALLAH saya sambung lagi dengan tips-tips gratis lainnya. Salam sukses...
UPDATE : Pengalaman buruk saya yang tak terlupakan diantaranya yaitu pada waktu musim hujan, di desa saya biasanya sekitar bulan januari atau pebruari tuh pasti ada angin yang cukup kencang, kalau orang sini menyebutnya "barat". Saking kencangnya, hingga pohon-pohon besar seperti sengon, cengkeh, melinjo dll bertumbangan. Nah, hal ini pula terjadi pada tanaman cabai saya. Tanaman yang sudah berumur sekitar 3,5 dan sudah berbuah cukup banyak walau masih hijau/muda, bertumbangan alias pada patah rantingnya dan buahnya rontok hampir semua. Meski sudah saya beri ajir bambu tetap saja tak kuat menahan angin yang sangat kencang, ditambah lagi hujan yang deras. Wah, habis deh sekitar 2000-an batang tanaman saya dulu. Cabai yang rontok saya kumpulin ada beberapa karung kemudian saya jual ke pasar dengan harga yang murah, yah itu ruginya. Walau kemudian ada beberapa tanaman yang masih bisa berbuah, tetapi karena hampir semua patah rantingnya, bahkan daunnya pada rontok, ditambah lagi hujan terus, sehingga bekas patahan ranting tsb menjadi pintu masuk penyakit, penyakit dengan gampang menggerogoti tanaman saya alias batang busuk. Yah..nasib deh..hehe...
Oleh karena itu, sedikit lagi saya tambahin tips dari saya, jika di daerah anda sering terjadi angin yang cukup kencang, tandai kapan biasanya terjadi. Lalu mulailah bertanam setelah angin kencang tsb lewat atau bisa juga pada saat angin kencang tsb terjadi, tanaman cabai anda masih berumur sekitar 1 bulan sehingga belum terlalu tinggi dan belum berbunga/berbuah, insya ALLAH selamat. Dan, ingat ! pasanglah ajir langsung pada saat penanaman bibit cabai. Kalau pasang ajir menunggu tanaman agak besar, dikhawatirkan bisa merusak akar, kalau akar rusak/luka wah...bahaya... penyakit gampang masuk.
Artikel terkait :
1. Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2)
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1)
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6. Tips gratis membuat EM (2)
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4)
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1)
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik
18. Tips membuat fungisida organik sendiri
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Nah, kata orang sih...kalau bisa usahakan kita jangan "jatuh" di lubang yang sama to...Oleh karena itu saya akan membagi pengalaman buruk saya supaya hal yang sama tidak menimpa anda paling tidak semoga bisa menjadi antisipasi dalam bertanam cabai.
Saat itu tahun 2000-an saya bertanam cabai di musim penghujan, sekitar nopember/desember, persisnya saya lupa. Maksud saya kan, biasanya jarang petani yang bertanam di bulan-bulan tersebut karena menghindari hujan dan kebanyakan bertanam padi karena air melimpah. Harapan saya sih, jika sedikit yang tanam, biasanya nanti saat kita panen harga akan tinggi. Ternyata...Langsung saja deh, tips ini meski jauh dari sempurna, paling tidak berdasarkan pengalaman nyata yang tak terlupakan...hehe...Oya, tips ini saya tulis terutama bagi yang ingin bertanam cabai di musim hujan.
1. Jangan pilih benih cabai sembarangan. Walaupun yang akan kita tanam adalah benih hibrida, tetapi kita tetap harus teliti. Apalagi jika kita ingin menanam di musim penghujan, pilihlah benih yang tahan terhadap penyakit karena penyakit mudah menyerang di musim penghujan. Ada beberapa varietas yang relatif tahan terhadap busuk buah, layu bakteri maupun penyakit lainnya. Sebaiknya konsultasikan dengan yang sudah berpengalaman dalam hal cabai atau penjual benih setempat.
2. Konsultasi dengan penjual benih mengenai kuantitas penjualan benih . Maksud saya, jika pada bulan-bulan tersebut benih banyak terjual, berarti yang nanam banyak. Sehingga kemungkinan besar area penanaman cabai semakin luas, produksi melimpah, akhirnya bisa-bisa harga anjlok, bikin kita RUGI.
3. Khusus penanaman di musim hujan, sebaiknya bedengan yang kita buat agak ditinggikan, yah...sekitar 50 cm-an lebih lah dan parit/jarak antar bedengan dibuat lebar sekitar 50-60 cm. Dengan begitu, air yang melimpah bisa dengan cepat terbuang karena jika air tergenang mudah menimbulkan penyakit busuk akar alias layu bakteri. Walau konsekuensinya jumlah populasi tanaman menurun, tetapi yang penting tanaman sehat, sehingga produksi buah optimal bahkan malah tambah banyak. Jadi, buatlah saluran atau parit pembuangan air yang baik sehingga air tidak menggenangi pertanaman cabai kita.
4. Pelihara yang intensif terutama musim hujan. Pada musim hujan relatif lebih banyak penyakit yang menyerang daripada hama. Oleh karena itu siap-siap saja obat anti jamur/bakteri. Kalau bisa organik, bagus, contohnya EM-4. Atau bikin sendiri bisa, caranya bisa dilihat DISINI, DISINI, dan DISINI. Kemudian sebaiknya cara menyemprotkan obatnya bisa dilakukan pagi hari dengan menggunakan perekat yang baik. Semprotlah 2-3 hari sekali.
5. Dalam memberi pupuk awal pada tanaman sebaiknya yang lengkap. Beri pupuk kandang matang yang cukup, urea/ZA, TSP, KCl, dolomit. Aduk dengan tanah secara merata kemudian semprot dengan EM4 sebelum ditutupi mulsa plastik. Beri juga pupuk organik cair yang cukup, yang cara pembuatannya bisa dilihat DISINI. Aplikasi bisa dengan disemprotkan ke tanaman atau dikocorkan ke sekitar pangkal batang tanaman. Prinsipnya, jika tanaman mendapat nutrisi yang cukup maka tidak akan mudah terserang penyakit.
6. Sering-seringlah membersihkan gulma/rumput liar karena di musim hujan, wahhhh....sungguh luar biasa pertumbuhan gulmanya. Kalau tidak sering-sering kita cabut/bersihkan maka akan mudah menjadi sarang hama maupun penyakit.
7. Jika ada gejala serangan hama atau penyakit maka cepat-cepatlah diobati dengan obat dan dosis yang tepat. Hal ini untuk mencegah supaya hama atau penyakit tidak semakin meluas. Bisa konsultasi dengan yang sudah berpengalaman atau di beberapa penjual benih atau PPL Pertanian setempat. Jangan main sembarangan mengobati, salah-salah malah penyakit tidak musnah bahkan biaya membengkak, kan sayang !
8. Yang terakhir...apalagi kalau bukan BERDO'A dan SEDEKAH. Karena walau kita sudah berusaha sekeras apapun kalau tidak diiringi dengan 2 hal diatas, seakan-akan tiada artinya. Bukankah dengan bersedekah maka akan menyelamatkan kita dari bala dan menambah rizqi ??? Semoga...amiiin
Sekian dulu ya, insya ALLAH saya sambung lagi dengan tips-tips gratis lainnya. Salam sukses...
UPDATE : Pengalaman buruk saya yang tak terlupakan diantaranya yaitu pada waktu musim hujan, di desa saya biasanya sekitar bulan januari atau pebruari tuh pasti ada angin yang cukup kencang, kalau orang sini menyebutnya "barat". Saking kencangnya, hingga pohon-pohon besar seperti sengon, cengkeh, melinjo dll bertumbangan. Nah, hal ini pula terjadi pada tanaman cabai saya. Tanaman yang sudah berumur sekitar 3,5 dan sudah berbuah cukup banyak walau masih hijau/muda, bertumbangan alias pada patah rantingnya dan buahnya rontok hampir semua. Meski sudah saya beri ajir bambu tetap saja tak kuat menahan angin yang sangat kencang, ditambah lagi hujan yang deras. Wah, habis deh sekitar 2000-an batang tanaman saya dulu. Cabai yang rontok saya kumpulin ada beberapa karung kemudian saya jual ke pasar dengan harga yang murah, yah itu ruginya. Walau kemudian ada beberapa tanaman yang masih bisa berbuah, tetapi karena hampir semua patah rantingnya, bahkan daunnya pada rontok, ditambah lagi hujan terus, sehingga bekas patahan ranting tsb menjadi pintu masuk penyakit, penyakit dengan gampang menggerogoti tanaman saya alias batang busuk. Yah..nasib deh..hehe...
Oleh karena itu, sedikit lagi saya tambahin tips dari saya, jika di daerah anda sering terjadi angin yang cukup kencang, tandai kapan biasanya terjadi. Lalu mulailah bertanam setelah angin kencang tsb lewat atau bisa juga pada saat angin kencang tsb terjadi, tanaman cabai anda masih berumur sekitar 1 bulan sehingga belum terlalu tinggi dan belum berbunga/berbuah, insya ALLAH selamat. Dan, ingat ! pasanglah ajir langsung pada saat penanaman bibit cabai. Kalau pasang ajir menunggu tanaman agak besar, dikhawatirkan bisa merusak akar, kalau akar rusak/luka wah...bahaya... penyakit gampang masuk.
Artikel terkait :
1. Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2)
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1)
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6. Tips gratis membuat EM (2)
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4)
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1)
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik
18. Tips membuat fungisida organik sendiri
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Senin, 10 Januari 2011
Perkembangan Gapoktan Roda Sejahtera 2009, 2010 (2 tahun)

Sungguh tidak mudah mengelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Roda Sejahtera penerima PUAP di desa tlogopayung ini. Di tengah-tengah pandangan pesimis masyarakat desa akan perkembangan gapoktan, kami pengurus berusaha sekuat tenaga untuk mengembangkan dan meningkatkan asset maupun jumlah dana yang bisa digulirkan kepada petani. Sebettulnya bukan kali ini saja desa tlogopayung mendapat bantuan permodalan untuk petani, tetapi semuanya berakhir musnah tak berbekas.
Alhamdulillah, semenjak gapoktan ini memperoleh dana PUAP 100 juta dari pemerintah pada akhir 2008 yang lalu, perkembangannya tak seperti dugaan banyak orang, justru assetnya semakin bertambah dari tahun ke tahun. Ini semua berkat kerja keras pengurus, pengawas dan kerjasama anggota yang baik tentunya.
Pada 2 MEI 2008 Gapoktan RODA SEJAHTERA dikukuhkan oleh BUPATI KENDAL sebagai GAPOKTAN PENERIMA PUAP dengan SK BUPATI KENDAL NOMOR 320 / 524 / 2008. Pada akhir 2008 mendapat bantuan modal 100 juta. Berikut akan kami tampilkan pencapaian gapoktan RS pada 2009, 2010 dan target 2011. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kami untuk peningkatan dan perbaikan masa yang akan datang. Usaha mayor masih simpan pinjam dengan jasa yang sangat rendah yaitu 1,25% perbulan.
| NO | ITEM | PENCAPAIAN | PERSEN | TARGET | |
| 2009 | 2010 | KENAIKAN | 2011 | ||
| 1 | Jml nasabah | 76 | 88 | 16% | 100 |
| 2 | Jumlah SP | 1.050.000 | 1.800.000 | 71% | 4.000.000 |
| 3 | Tabungan (Rp) | 3.639.700 | 6.785.750 | 86% | 10.000.000 |
| 4 | Asset (Rp) | 120.738.000 | 141.619.900 | 17% | 170.000.000 |
| 5 | Jml piutang | 213.900.000 | 261.758.200 | 22% | 320.000.000 |
| 6 | SHU (Rp) | 9.228.300 | 14.319.000 | 55% | 22.000.000 |
Dengan beberapa pencapaian diatas, alhamdulillah walau masih jauh dari baik, tentunya ada harapan untuk terus berkembang dan meningkat dari tahun ke tahun. Kami optimis untuk tahun 2011 ini, kami bisa menjadi semacam Bank Mikro/Lembaga Keuangan Mikro yang akan bertugas menyalurkan dan membantu permodalan bagi usaha pertanian dengan jasa yang ringan demi kesejahteraan petani.
Ada beberapa kendala yang masih kami hadapi yaitu terutama mengenai penambahan modal. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
1. menambah SP, SW ataupun menggalakkan tabungan anggota
2. mengusahakan tambahan modal dari pemerintah. Nah mungkin ada diantara pembaca blog ini yang bisa mengetahui bahkan mengusahakan penambahan modal untuk kami mengingat yang ingin menambah modal usaha lewat gapoktan hingga hari ini artikel ditulis, mengantri...Yang membutuhkan permodalan banyak, sementara dana yang ada terbatas.
Contoh laporan RAT (Rapat Anggota Tahunan) Gapoktan Roda Sejahtera dapat dilihat DISINI.
Minggu, 26 Desember 2010
Ayo bentuk gapoktan di desa kita (Seri 9)
CONTOH PROGRAM KERJA TAHUNAN GAPOKTAN
Pada Seri 9 kali ini saya akan menampilkan tentang contoh program kerja Gapoktan Roda Sejahtera pada tahun 2010. Lebih khusus lagi Seri 9 ini merupakan hasil eksplorasi dari IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH yang telah kita lakukan. Bagi organisasi kelompok tani, program kerja sangatlah penting supaya kinerja organisasi lebih terencana, teratur dan berdaya sehingga menghasilkan organisasi kelompok tani yang kuat. Selain itu mampu mendayagunakan anggota, lebih jauh lagi harapan finalnya adalah mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga petani. Dan jangan lupa, membina hubungan, interaksi dan kerjasama bukan hanya antar anggota dan pengurus tetapi juga dengan pemerintah dan instansi atau dinas-dinas terkait. Berikut contoh program kerja tahunan :
I. BIDANG ORGANISASI DAN ADMINISTRASI
1. Pembenahan sistem administrasi
2. Penyusunan Alur Kerja (pembiayaan)
3. Keanggotaan
4. Kepengurusan
II. BIDANG KEUANGAN
1. Terpenuhinya rasio kesehatan
2. Adminstrasi Keuangan
III. BIDANG PERTANIAN DAN USAHA
IV. LAIN-LAIN
Demikian contoh mengenai program kerja GAPOKTAN RODA SEJAHTERA. Sedikit banyak semoga bisa bermanfaat bagi anda yang mempunyai Kelompok tani maupun Gabungan Kelompok tani. Program kerja ini tentu saja masih banyak kekurangan, oleh karena itu dapat ditambah bahkan dikurangi disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan maupun potensi yang ada di wilayah tersebut.
Salam sukses. Sampai jumpa lagi di seri-seri berikutnya mengenai GAPOKTAN.
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Pada Seri 9 kali ini saya akan menampilkan tentang contoh program kerja Gapoktan Roda Sejahtera pada tahun 2010. Lebih khusus lagi Seri 9 ini merupakan hasil eksplorasi dari IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH yang telah kita lakukan. Bagi organisasi kelompok tani, program kerja sangatlah penting supaya kinerja organisasi lebih terencana, teratur dan berdaya sehingga menghasilkan organisasi kelompok tani yang kuat. Selain itu mampu mendayagunakan anggota, lebih jauh lagi harapan finalnya adalah mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga petani. Dan jangan lupa, membina hubungan, interaksi dan kerjasama bukan hanya antar anggota dan pengurus tetapi juga dengan pemerintah dan instansi atau dinas-dinas terkait. Berikut contoh program kerja tahunan :
I. BIDANG ORGANISASI DAN ADMINISTRASI
1. Pembenahan sistem administrasi
| RENCANA KERJA | TARGET / TUJUAN | WAKTU PELAKSANAAN |
| Pembenahan penyimpanan dokumen yang masih terpakai dan tidak terpakai | Mempermudah pencarÃan dokumen jika diperlukan Meminimalisasi ruangan penyimpanan | Januari - Desember |
| Penggunaan sistem pencatatan transaksi keuangan yang lebih tepat dan mudah diaplikasikan | Mengoptimalkan sistem kerja, pencatatan dan pengadministrasian transaksi keuangan Memaksimalkan pelayanan kepada anggota | Januari - Desember |
| Pembenahan sistem pembiayaan | Kontrol pembiayaan lebih efektif Memudahkan perencanaan pembiayaan bulanan | Januari - Desember |
| Pembenahan administrasi surat-menyurat dan keanggotaan | Mempermudah pencarÃan dokumen jika diperlukan | Maret |
2. Penyusunan Alur Kerja (pembiayaan)
| Pembenahan alur pembiayaan dan agunannya | Administrasi pembiayaan dan agunan lebih baik Kontrol pembiayaan dan pengambilan agunan menjadi lebih mudah | Februari |
| Pembenahan alur kontrol angsuran | Administrasi angsuran menjadi lebih baik Mempermudah kontrol angsuran | Maret - April |
3. Keanggotaan
| Meningkatkan jumlah anggota | Meningkatkan asset Gapoktan Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih luas | Januari - Desember |
| Meningkatkan kesadaran anggota terhadap hak dan kewajiban | Menumbuhkan rasa memiliki anggota terhadap Gapoktan | Januari - Desember |
4. Kepengurusan
| Meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja pengurus | Meningkatkan keuntungan demi majunya Gapoktan | Januari - Desember |
| Meningkatkan kapabilitas pengurus baik melalui pelatihan ataupun studi banding | Agar mampu menjalankan amanah dengan baik secara mandiri | Januari - Desember |
II. BIDANG KEUANGAN
1. Terpenuhinya rasio kesehatan
| Menekan pembiayaan bermasalah | Kembalinya uang pinjaman sebagai modal Gapoktan Meningkatkan SHU / keuntungan Gapoktan | Januari - Desember |
| Penyehatan permodalan melalui pemupukan modal anggota | Meningkatkan jumlah modal usaha Gapoktan | Januari - Desember |
2. Adminstrasi Keuangan
| Pembenahan administrasi keuangan | Meningkatkan kinerja keuangan Tertib adminstrasi dan pelaporan keuangan kepada pegurus dan anggota | Januari - Desember |
III. BIDANG PERTANIAN DAN USAHA
| Pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik | Kesadaran bertani organik Pemanfaatan pupuk kandang dan bahan obat nabati | Juni - Juli |
| Pelatihan inseminasi buatan pada ayam | Melatih jiwa wirausaha petani Mengembangkan usaha beternak ayam kampung | Pebruari |
| Pelatihan usaha makanan kecil | Meningkatkan usaha rumah tangga kelompok wanita tani | Januari |
| Pembuatan perpustakaan pertanian | Menambah ilmu dan wawasan pertanian Mebudidayakan membaca untuk meningkatkan pengetahuan pertanian | Juni - Juli |
| Pelatihan perencanaan keuangan keluarga petani | Mendapatkan pengetahuan untuk mengelola keuangan keluarga dg baik Memberantas praktik rentenir | Januari - Desember |
IV. LAIN-LAIN
| Pemeliharaan inventaris yang sudah ada dan menambah sesuai keperluan | Memperlancar pengelolaan usaha Gapoktan | Januari - Desember |
| Pengalokasian pembiayaan untuk sektor produksi bersama Gapoktan | Media pembelajaran usaha bagi pengurus dan anggota | - |
| Mengadakan konsultasi dengan Dinas Instansi terkait | Menambah wawasan sebagai bahan pemikiran Gapoktan | Januari - Desember |
| Pengadaan 1 unit notebook | Memperlancar pembuatan laporan – laporan dan keadministrasian yang lain | Maret |
Demikian contoh mengenai program kerja GAPOKTAN RODA SEJAHTERA. Sedikit banyak semoga bisa bermanfaat bagi anda yang mempunyai Kelompok tani maupun Gabungan Kelompok tani. Program kerja ini tentu saja masih banyak kekurangan, oleh karena itu dapat ditambah bahkan dikurangi disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan maupun potensi yang ada di wilayah tersebut.
Salam sukses. Sampai jumpa lagi di seri-seri berikutnya mengenai GAPOKTAN.
Artikel terkait :
1. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 1)
2. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 2)
3. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 3)
4. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 4)
5. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 5)
6. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 6)
7. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 7)
8. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 8)
9. Ayo bentuk gapoktan di desa kita..(seri 9)
10. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 10)
11. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 11)
1. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 1)
2. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 2)
3. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 3)
4. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 4)
5. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 5)
6. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 6)
7. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 7)
8. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 8)
9. Ayo bentuk gapoktan di desa kita..(seri 9)
10. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 10)
11. Ayo bentuk gapoktan di desa kita...(seri 11)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.
Senin, 06 Desember 2010
Ayo bentuk Gapoktan di desa kita (Seri 8)
Setelah PPL bersama Gapoktan melakukan identifikasi potensi desa yang caranya bisa dilihat di SERI 7, maka inilah hasilnya. Hasil identifikasi potensi desa antara lain berguna untuk menyusun rencana dan program kerja untuk pengembangan usaha petani, kelompok tani dan gapoktan serta menjadi data bagi instansi terkait/pemerintah dalam program pembangunan pertanian di suatu wilayah. Data potensi desa dibagi 2 yaitu usaha budidaya dan non budidaya.
LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA
1. Desa : Tlogopayung
2. Kecamatan : Plantungan
3. Kabupaten/Kota : Kendal
4. Propinsi : Jawa Tengah
5. Nama Penyuluh : Mar’ah Solichah, S.Pt
6. Alamat : Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
Sedangkan data Usaha Non Budidaya yaitu :
LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA
1. Desa : Tlogopayung
2. Kecamatan : Plantungan
3. Kabupaten/Kota : Kendal
4. Propinsi : Jawa Tengah
5. Nama Penyuluh : Mar’ah Solichah, S.Pt
6. Alamat : Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA
1. Desa : Tlogopayung
2. Kecamatan : Plantungan
3. Kabupaten/Kota : Kendal
4. Propinsi : Jawa Tengah
5. Nama Penyuluh : Mar’ah Solichah, S.Pt
6. Alamat : Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
| No | Kode Usaha Produktif | Potensi | Catatan | ||
| Luas lahan/Populasi ternak | Produktivitas (ton/ha) | Jumlah Rumah Tangga Tani | |||
| I. | USAHA BUDIDAYA | ||||
| 1. | Tanaman Pangan | ||||
| a. Padi | 146 | 4,3 | 1093 | ||
| b. Jagung | 126 | 2,21 | 1093 | ||
| c. Kedelai | 1 | 0,7 | 2 | ||
| d. Kacang Tanah | 3 | 1,5 | 50 | ||
| e. Kacang Hijau | - | - | - | ||
| f. Ubi Kayu | 42 | 8,38 | 900 | ||
| g. Ubi Jalar | 21 | 10 | 900 | ||
| 2. | Hortikultura | ||||
| a. Bawang Merah | - | - | - | ||
| b. Cabe Merah | 0,25 | 1 | 1 | ||
| c. Kubis | - | - | - | ||
| d. Tomat | - | - | - | ||
| e. Kacang Panjang | 0,1 | 0,2 | 60 | ||
| f. Pisang | 3 | 4,5 | 700 | ||
| g. Jeruk | - | - | - | ||
| h. Pepaya | - | - | - | ||
| k. Rimpang (jahe) | 0,1 | 0,8 | 60 | ||
| 3. | Perkebunan | ||||
| a. Kopi | 49,84 | 0,75 | 900 | ||
| b. Lada | - | - | - | ||
| c. Cengkeh | 44,23 | 0,9 | 900 | ||
| d. Melinjo | 36,89 | - | - | ||
| e. Nilam | - | - | - | ||
| g. Kelapa | 1,50 | 3,75 | - | ||
| h. Aren | 2 | 4 | - | ||
| i. Sengon | 73,78 | 0,03 | 58 | ||
| 4. | Peternakan | ||||
| a. Ayam Buras | 2208 | - | 550 | ||
| b. Itik | 686 | - | 150 | ||
| d. Kambing | 246 | - | 100 | ||
| e. Domba | 620 | - | 325 | ||
| f. Kelinci | - | - | - | ||
| g. Mentok | 442 | - | 234 | ||
| h. Sapi | 274 | - | 215 | ||
Sedangkan data Usaha Non Budidaya yaitu :
LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA
1. Desa : Tlogopayung
2. Kecamatan : Plantungan
3. Kabupaten/Kota : Kendal
4. Propinsi : Jawa Tengah
5. Nama Penyuluh : Mar’ah Solichah, S.Pt
6. Alamat : Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
| N o | Kode Usaha Produktif | Potensi | Catatan | |||||||
| Jenis Usaha | Transaksi Jual Beli | Om Set (Rp) | Pasar | |||||||
| A da | T id a k | Hari an | Min ggu an | Bul ana n | Lok al | Kab | ||||
| II. | USAHA NON BUDI DAYA | |||||||||
| a. Usaha Rumah tangga yg terkait dg potensi desa | √ | √ | √ | Slondok, Rengge- nek, gaplek, samier, kripik, emping melinjo, | ||||||
| b. Pemasaran hasil pertanian (Bakulan) | √ | √ | √ | Tebas Sengon dan hsl pertanian warung kelon- tong | ||||||
| c. Usaha lainnya (Saprotan) | √ | √ | √ | Kios Pengecer pupuk | ||||||
Sabtu, 04 Desember 2010
Ajaib : Nanas berbuah 27
Keanehan demi keanehan semakin merebak di bumi kita ini. Satu lagi, ada dijumpai buah aneh, yaitu Nanas berbuah 27 buah. Pemilik tanaman Nanas Aneh ini, Juaeriyah, warga Pakuan Agung, Muara Sungkai, Lampung Utara itu mengaku tidak memberikan perlakukan khusus kepada pohon nanas itu. Bahkan, Juaeriyah sempat akan memotong pohon nanas yang dikira tidak produktif itu, karena selama tiga tahun belum pernah berbuah.Pohon nanas unik ini menyita perhatian warga sekitar. Bahkan sebagian warga mempercayai buah nanas itu bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kini, Juaeriyah sedang menunggu penelitian Dinas Pertanian setempat untuk memastikan apakah ke-27 buah nanas aman untuk dikonsumsi atau tidak. Klik juga video di sini. (VIVAnews)
Yang jadi pertanyaan, apakah bisa buah nanas aneh tersebut, diperbanyak alias direproduksi sehingga bisa menghasilkan keturunan/bibit nanas yang berbuah banyak. Kalau seandainya bisa, siap-siaplah berkebun nanas, untungnya pasti besar...hehe...
Video nanas berbuah 27 buah. KLIK dibawah ini.
http://www.vivanews.com/embed/video/12128/
Langganan:
Postingan (Atom)




