Rabu, 29 Desember 2010

Lima sebab kekalahan timnas PSSI di AFF Cup 2010

Para pecinta timnas PSSI pasti gregetan lihat penampilan Indonesia di dua leg partai final melawan Malaysia di Piala AFF.  Betapa tidak ?  Tim yang tahun ini digadang-gadang bakal jadi juara, ternyata anti klimaks di partai final.  Ibarat pemain film, kayak tokoh antagonis saja lho...di awal-awal menang meyakinkan, eh... akhirnya kalah lawan jagoan yang sebenarnya hehe...Tak perlulah disesali, sedih ya sedih tapi jangan sampai berkelarutan.  Sebaiknyalah tetap tegar dan cari solusi dan stretegi untuk masa depan sepakbola serta olahraga yang lebih baik.

Tulisan kali ini, bukan untuk mencari-cari kesalahan kegagalan timnas PSSI di AFF Cup 2010, tetapi hanya sekedar sumbang saran dari orang yang awam persepakbolaan, bahkan maen bola aja kagak bisa....hehe...Bukan pula pengamat atau komentator yang hebat dan suka cuap-cuap.  Cuman saya mencoba melihat ada apa sebenarnya dibalik itu (lihatnya pake teropong, lensanya dobel lagi biar kelihatan jelas...hehe...).  Kalau menurut saya ada lima sebab mayor, yaitu :

1.  Pembinaan olahraga sepakbola yang kurang intens.  Kegagalan di AFF kali ini bukanlah kegagalan yang ini saja, ini adalah rentetan dari kegagalan-kegagalan sebelumnya terutama di sepakbola hampir minim juara.  Ini harus menjadi introspeksi kita semua.  Apa iya dari 200 juta rakyat Indonesia hampir minim pemain yang berbakat ?  Apa proses pencarian bakat, pembinaan, pelatihan dan kompetisi yang kurang baik ?  Apa yang salah ?  Ini berarti kan bukti kesekian kali, berarti ada yang harus segera diperbaiki dong dalam pembinaan olahraga kita...

2.  Pengurus kurang fokus dan tak paham mengenai apa yang sedang diurusnya.  Profesionalitas lebih penting dari kepopuleran, kejujuran lebih penting dari sekedar kepandaian.  Profesional dan jujur serta mampu membina hubungan yang baik dengan semua stake holder maupun masyarakat, wah hebat itu.  Jangan seperti sekarang PSSI kok ditarik kemana-mana, ke politik lah, ke bisnis (karcis) lah, yang pengurus diterpa isu korupsi lah (ketuanya ?) dll dsb.  Itu kan mengganggu...Kagak boleh lagi ada tukang koruptor ngurusi olahraga.

3.  Media yang berlebihan dalam meperlakukan timnas.  Belum juara, wah sudah kayak artis saja, wawancara sana, jumpa pers sini, jamuan makan, acara iklan dll dsb, wah ...luar biasa.  Sudah jadwal latihan padat masih juga direcoki acara-acara yang gak perlu.  Kecuali kalau pertandingan sudah usai ya gak papa lah.  Pantas saja, Alfred Riedl marah kepada media dan melarang semua anggota tim untuk melayani media.  Iya dong, bisa ganggu konsentrasi...

4.  Ekspektasi masyarakat yang berlebihan.  Sebenarnya ini sih bukan alasan yang tepatlah, habis...kita kan rindu PSSI juara.  Kapan...kapan...dan kapan bisa juara ???  Masak juara kandang melulu, gak keren ahhh.   Makanya, belum jadi juara sudah diiming-imingi bonus ratusan juta, bonus mobil lah itu lah ini lah...Dari mulai presiden, wakil presiden, menteri, anggoto DPR, MPR, jaksa, hakim, satpol PP, gubernur, bupati, walikota, camat, lurah, guru, karyawan pabrik, tukang jual karcis, tukang jamu, tukang sedot wc, buruh macul dan angon kambing, seluruh kampung mengharapkan supaya timnas juara Piala AFF 2010.  Wah, sungguh beban yang berat...berat...teramat berat dipikul.  Makanya si Firman Utina tuh kakinya bergetar abis waktu mau nendang bola penalti ke gawang Fahmi si kiper Malaysia itu.

5.  Yah mau dikata apalagi, emang lawan lebih baik gitu kali ya, akhirnya.  Ndak usah nyalahin laser lah, serbuk gatal lah, petasan lah, penonton yang ribut lah, ya waktunya kalah ya kalah.  Apalagi program naturalisasi kagak menjamin deh, Indonesia bakal jaya.  Gak ada hubungannya, walau ada hanya sedikit.  Itu kan keuntungan jangka pendek.  Gak menjamin dengan banyak pemain naturalisasi prestasi akan berhasil.  Buktinya Filipina dengan 9 pemain naturalisasi malah keok di semifinal lawan Indonesia yang hanya punya 1 pemain naturalisasi, yaitu Cristian Gonzales. Mendingan bikin sekolah sepakbola yang akan membina pemain lokal dan  mendidik anak-anak Indonesia cinta olahraga sejak dini, tidak hanya di sepakbola tapi juga menyanyangi setiap inci organ tubuh kita yang telah diamanahkan oleh ALLAH SWT supaya kita merawatnya.  Bukankah di dalam tubuh yang sehat, insya ALLAH terdapat jiwa yang sehat...semoga

Menyalahkan diri sendiri (introspeksi) adalah lebih baik daripada mencari-cari kesalahan orang lain.

BRAVO INDONESIA !!!

Minggu, 26 Desember 2010

Ribuan TKI siap tonton langsung final AFF 2010 di Malaysia

Ternyata program pemerintah (?) mengirimkan TKI besar-besaran ke Malaysia selain tentu saja menambah devisa, ada gunanya juga lho di saat-saat tim olahraga Indonesia (sepakbola) bertandang ke Malaysia.  Ya, tentu saja sebagai supporter yang akan memeriahkan dan memerahkan Stadion Bukit Jalil Malaysia pada final Piala AFF, 26 Desember 2010.  Dengan adanya ribuan bahkan puluhan ribu (kalau jumlah total TKI di Malaysia sih, sekitar 3 jutaan), serasa di negeri sendiri...hehe...Ya iyalah, karena saking banyaknya TKI di Malaysia...hehe...Tetangga saya banyak juga lho yang jadi TKI di Malaysia, bahkan saking betahnya di sana tak mau pulang...Mungkin sekarang mereka sedang siap-siap mencarter bis/truk ke Stadion Bukit Jalil.

Berikut kutipan dari beberapa TKI. "Ribuan TKI dari Jawa, jika Indonesia masuk final, akan sewa bus untuk mendukung Timnas di Bukit Jalil," Kata Rusdi, TKI asal Madura yang ditemui saat acara nonton bareng pertandingan Indonesia melawan Filipina di salah satu rumah makan Indonesia di daerah Puchong, Selangor, Malaysia, Senin (20/12) malam.

Antusiasme warga negara Indonesia di Malaysia tidak perlu diragukan lagi, karena setiap tim-tim asal Indonesia bertanding di Malaysia mereka selalu memberi dukungan penuh. "Waktu Pertandingan persahabatan Persib dan Selangor FC tahun lalu, saya harus jalan kaki dari stasiun kereta api ke stadion Shah Alam, gara-gara tak dapat bus," ujar Wahyudi, TKI lainnya.
Karena itu, saat kawan-kawannya berencana menyewa bus, Wahyudi langsung mendaftar.

HEBAT !

Bahkan, selain PSSI yang mendorong agar semua TKI menyerbu partai final AFF 2010 di Malaysia, dua orang ketua umum partai politik besar di Indonesia pun memanfaatkan momentum ini menguatkan "sinyal" mereka.

Partai Demokrat (PD) memastikan bila janji mereka untuk memberikan 1000 tiket gratis bagi para TKI yang ada di negeri Jiran bakal dipenuhi. 1000 Tiket Final Piala AFF 2010 tersebut saat ini dipersiapkan dan hanya tinggal didistribusikan.

1000 tiket untuk nonton Final Leg pertama tersebut sudah diurus oleh DPP partai berlambang bintang Mercy ini. Untuk merealisasikan hal tersebut, Anas pagi ini juga akan terbang ke Kuala Lumpur.  Mereka dibantu oleh DPLN Partai Demokrat Malaysia," imbuhnya.  Sebelumnya, Anas menjelaskan pemberian 1000 tiket ini dimaksudkan agar TKI bisa memberikan dukungan langsung pada Timnas di Bukit Jalil.

Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie memohon para TKI di Malaysia untuk memerahkan Stadion Bukit Jalil. "Ada tiga juta TKI di Malaysia, kita harapkan mereka bisa memerahkan stadion saat Indonesia berhadapan tuan rumah Malaysia pada leg pertama babak final AFF Suzuki Cup ini," ujar Aburizal Bakrie di Jakarta, Senin (20/12/2010).

Bahkan, Pak Dubes pun sampai berkeringat penuh mendorong para TKI agar memenuhi partai final AFF, diantaranya dengan mengumpulkan para WNI kaya di Malaysia untuk membagikan tiket gratis kepada para TKI.

Solidaritas warga Indonesia yang tinggal di Malaysia patut diacungi jempol. Sebagian warga yang kerja di negeri jiran dan secara ekonomi sudah mapan mau berbagi dengan warga Indonesia yang kondisi ekonominya kurang mujur, seperti para tenaga kerja Indonesia (TKI), terutama para pekerja kasar.

Indonesian Trade Association (ITA) atau Asosiasi Pengusaha Asal Indonesia yang ada di Malaysia tergerak hatinya untuk mengumpulkan uang guna membeli tiket yang diberikan gratis kepada para TKI.

"Awalnya kami dikumpulkan oleh Pak Dubes Dai Bachtiar untuk membantu menyemarakkan sepak bola. Selanjutnya kami sendiri memiliki ide untuk mengumpulkan uang buat beli tiket bagi para TKI," kata Ketua ITA Hotman Wangi saat ditemui Tribunnews di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (25/12/2010). Menurut Hotman, uang yang terkumpul itu sudah dibelikan tiket sebanyak 120 lembar dengan harga per lembar RM 30. "Alhamdulillah, semuanya sudah kami bagikan ke para TKI," kata Hotman.

Wah, gara-gara bola, semuanya jadi sibuk nih.

Kata Ferie Police Emirates temanku :

SEGENAP
POLRI
TNI AU
TNI AD
TNI AL
.......................................................................................
Presiden
Wakil Presiden
Menteri Agama
Menteri Badan Usaha Milik Negara
Menteri Pertahanan
Menteri Dalam Negeri
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
Menteri Kehutanan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Menteri Kelautan dan Perikanan
Menteri Kesehatan
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Menteri Keuangan
Menteri Keuangan
Menteri Komunikasi dan Informatika
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Menteri Lingkungan Hidup
Menteri Luar Negeri
Menteri Pekerjaan Umum
Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Menteri Pemuda dan Olahraga
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Menteri Pendidikan Nasional
Menteri Perdagangan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Menteri Perhubungan
Menteri Perindustrian
Menteri Pertahanan Republik
Menteri Pertanian
Menteri Perumahan Rakyat
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Menteri Riset dan Teknologi
Menteri Sekretaris Negara
Menteri Sosial
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Ketua Parpol
Gubernur
Walikota
Bupati
Camat
Lurah
Ketua RW
Ketua RT
Hansip
Hacker
Phreaker
Cracker
Scammer
Defacer
Script kiddies
Hacker wannabe
Newbie
Spammer
Junker
Liker
Kaskuser
Facebookers
NMers
Tukang ngaduk
Tukang gorengan
Tukang bakso
Tukang pompa
Tukang jahit
Tukang palak
Tukang gali kubur
Dokter
Suster
Insinyur
Hakim
Jaksa
Pengacara
Manager Hotel
Manager Restoran
Manager Sea food
Manager Supermarket
Satpam Hotel
Satpam Moll
Satpam Kantor
Satpam Apartemen
Satpam Indomaret
Satpam Discotick
Satpam Ding dong
Mpok Romlah
Mpok Encum
Mpok Jenab
Mpok Ati
Mpok Dom dom
Mpok Cuneh
Bang Toang
Bang Toing (adenya bang toang)
Bang Ale
Bang Satimin
Bang Midun
Bang Kotan
Engkong Riman
Engkong Injih
Engkong Malih
Engkong Bokir
Ceu inah
Ceu anih (bukan adenya ceu inah.. ga tau siapanya)
Ceu Lia
Ceu Romlah
Pak Carik
Bu Carik
Ketua RT
Ketua RW
Sekretaris
Bendahara
Hansip
Satpol PP
Satpam
Ibu kost
Penjaga warnet
Tukang Sapu
Bakul Mie ayam
Bakul Bakso
Tukang Sate
Bakul cilok
Bakul gereh
Bakul pindang
Bakul es dawet
Bakul srabi
Bakul sego megono
Bakul rujak
Bakul siomay
Bakul Lobes
Bakul kentang
Bakul mlinjo
Bakul emping
Bakul alfamart
Bakul indomaret
Buruh tani
Buruh ngarit
Bank tongol
Supir angkot
Supir truk
Supir bus
Supir m0ntor mabur
Tukang becak
Tukang gebyok
Tukang nebas jengkol
Suzanna
Nyi lanjar
Nyi pelet
Nyi blorong
Mak lampir
Tukang parkir
Tukang ledeng
Tukang sedot WC
Wong ngarit
Wong angon wedhus
Pengemis
Pengamen
dan Seluruh Kampung

TURUT MENDOA'KAN SEMOGA INDONESIA JAYA.

Ayo bentuk gapoktan di desa kita (Seri 9)

CONTOH PROGRAM KERJA TAHUNAN GAPOKTAN

Pada Seri 9 kali ini saya akan menampilkan tentang contoh program kerja Gapoktan Roda Sejahtera pada tahun 2010. Lebih khusus lagi Seri 9 ini merupakan hasil eksplorasi dari  IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH yang telah kita lakukan.  Bagi organisasi kelompok tani, program kerja sangatlah penting supaya kinerja organisasi lebih terencana, teratur dan berdaya sehingga menghasilkan organisasi kelompok tani yang kuat.  Selain itu mampu mendayagunakan anggota, lebih jauh lagi harapan finalnya adalah mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga petani.  Dan jangan lupa, membina hubungan, interaksi dan kerjasama bukan hanya antar anggota dan pengurus tetapi juga dengan pemerintah dan instansi atau dinas-dinas terkait.  Berikut contoh program kerja tahunan :

I. BIDANG ORGANISASI DAN ADMINISTRASI


1. Pembenahan sistem administrasi
RENCANA KERJA TARGET / TUJUAN WAKTU PELAKSANAAN
Pembenahan penyimpanan dokumen yang masih terpakai dan tidak terpakai Mempermudah pencarĂ­an dokumen jika diperlukan

Meminimalisasi ruangan penyimpanan
Januari - Desember
Penggunaan sistem pencatatan transaksi keuangan yang lebih tepat dan mudah diaplikasikan Mengoptimalkan sistem kerja, pencatatan dan pengadministrasian transaksi keuangan

Memaksimalkan pelayanan kepada anggota
Januari - Desember
Pembenahan sistem pembiayaan Kontrol pembiayaan lebih efektif

Memudahkan perencanaan pembiayaan bulanan
Januari - Desember
Pembenahan administrasi surat-menyurat dan keanggotaan Mempermudah pencarĂ­an dokumen jika diperlukan Maret

2. Penyusunan Alur Kerja (pembiayaan)
Pembenahan alur pembiayaan dan agunannya Administrasi pembiayaan dan agunan lebih baik

Kontrol pembiayaan dan pengambilan agunan menjadi lebih mudah
Februari
Pembenahan alur kontrol angsuran Administrasi angsuran menjadi lebih baik

Mempermudah kontrol angsuran
Maret - April

3. Keanggotaan
Meningkatkan jumlah anggota

Meningkatkan asset Gapoktan

Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang  lebih luas
Januari - Desember
Meningkatkan kesadaran anggota

terhadap hak dan kewajiban
Menumbuhkan rasa memiliki anggota terhadap Gapoktan Januari - Desember

4. Kepengurusan
Meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja pengurus Meningkatkan keuntungan demi majunya Gapoktan Januari - Desember
Meningkatkan kapabilitas pengurus baik  melalui pelatihan ataupun studi banding Agar mampu menjalankan amanah dengan baik secara mandiri Januari - Desember

II.  BIDANG KEUANGAN

1.  Terpenuhinya rasio kesehatan
Menekan pembiayaan bermasalah Kembalinya uang pinjaman sebagai modal Gapoktan

Meningkatkan SHU / keuntungan Gapoktan
Januari - Desember
Penyehatan permodalan melalui pemupukan modal anggota Meningkatkan jumlah modal usaha Gapoktan Januari - Desember

2.  Adminstrasi Keuangan
Pembenahan administrasi keuangan Meningkatkan kinerja keuangan

Tertib adminstrasi dan pelaporan keuangan kepada pegurus dan anggota
Januari - Desember

III. BIDANG PERTANIAN DAN USAHA
Pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik Kesadaran bertani organik

Pemanfaatan pupuk kandang dan bahan obat nabati
Juni - Juli
Pelatihan inseminasi buatan pada ayam Melatih jiwa wirausaha petani

Mengembangkan usaha beternak ayam kampung
Pebruari
Pelatihan usaha makanan kecil Meningkatkan usaha rumah tangga kelompok wanita tani Januari
Pembuatan perpustakaan pertanian Menambah ilmu dan wawasan pertanian

Mebudidayakan membaca untuk meningkatkan pengetahuan pertanian
Juni - Juli
Pelatihan perencanaan keuangan keluarga petani Mendapatkan pengetahuan untuk mengelola keuangan keluarga dg baik

Memberantas praktik rentenir
Januari - Desember



IV. LAIN-LAIN
Pemeliharaan inventaris yang sudah ada dan menambah sesuai keperluan Memperlancar pengelolaan usaha Gapoktan Januari - Desember
Pengalokasian pembiayaan untuk sektor produksi bersama Gapoktan Media pembelajaran usaha bagi pengurus dan anggota -
Mengadakan konsultasi dengan Dinas Instansi terkait Menambah wawasan sebagai bahan pemikiran Gapoktan Januari - Desember
Pengadaan 1 unit notebook Memperlancar pembuatan laporan – laporan dan keadministrasian yang lain Maret



Demikian contoh mengenai program kerja GAPOKTAN RODA SEJAHTERA. Sedikit banyak semoga bisa bermanfaat bagi anda yang mempunyai Kelompok tani maupun Gabungan Kelompok tani. Program kerja ini tentu saja masih banyak kekurangan, oleh karena itu dapat ditambah bahkan dikurangi disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan maupun potensi yang ada di wilayah tersebut.

Salam sukses.  Sampai jumpa lagi di seri-seri berikutnya mengenai GAPOKTAN.




PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.

Selasa, 21 Desember 2010

Arti naturalisasi

 

Sejak Indonesia meraih kemenangan demi kemenangan di Piala AFF 2010, hingga tembus babak final, kata yang sering kali menjadi pokok bahasan, salah satunya adalah NATURALISASI.  Kalau di bidang flora dan fauna, arti atau makna naturalisasi kan yaitu gejala terjadinya penyesuaian diri tumbuhan dan atau hewan yang didatangkan dari tempat lain dan menjadi anggota biasa masyarakat tumbuhan di tempat yang baru itu.  Lah terus kalau arti

Arti dan syarat naturalisasi (pewarganegaraan)



Semenjak tim sepakbola Indonesia meraih kemenangan demi kemenangan diPiala AFF 2010, salah satu kata yang seringkali menjadi perbincangan adalah naturalisasi. Apa sih artinya ?  Kalau naturalisasi yang berhubungan dengan dunia flora dan fauna sih, artinya yaitu gejala terjadinya penyesuaian diri tumbuhan dan hewan yang didatangkan dari tempat lain dan menjadi anggota biasa masyarakat tumbuhan di tempat yang baru itu.  Kalau definisi yang diatas sih, saya sering juga lho melakukan naturalisasi, contohnya saya kan miara ayam kampung China asli, terus sekarang sudah di kandang saya selama hampir 7  tahunan, hehe...

Lah, terus kalau naturalisasi (manusia) artinya gimana dunk?

Ini dia definisi naturalisasi = pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing ; hal menjadikan warga negara ; pewarganegaraan yang diperoleh setelah memenuhi syarat sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.  Sedangkan kewarganegaraan karena naturalisasi menurut undang-undang yaitu :

Ketentuan UU No. 62 Tahun 1958 pada prinsipnya mempergunakan asas ius sanguinis (asas keturunan).  Namun dalam berbagai hal asas ius soli (asas tempat kelahiran) juga dipergunakan, yaitu jika: (a) orang lahir di wilayah Republik Indonesia akan tetapi kedua orang tuanya tidak diketahui (Pasal 1 huruf f);
(b) Orang yang diketemukan di wilayah Republik Indonesia selama tidak diketahui kedua orang tuanya (Pasal 1 huruf g);
(c) orang yang lahir di wilayah Republik Indonesia jika kedua orang tuanya tidak mempunyai kewargenagraan atau selama kewarnegaraan kedua orang tuanya tidak diketahui (Pasal 1 huruf h); dan
(d) orang yang lahir di dalam wilayah Republik Indonesia yang pada waktu lahirnya tidak mendapatkan kewarganegaraan ayah atau ibunya, dan selama ia tidak mendapat kewarganegaraan ayah atau ibunya
itu (Pasal 1 huruf i).

Dalam UU No. 62 Tahun 1958 juga ditentukan bahwa salah satu cara untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia adalah dengan jalan pewarganegaraan (naturalisasi). Kewarganegaraan karena pewarganegaraan diperoleh dengan berlakunya keputusan Menteri Kehakiman yang memberikan pewarganegaraan itu. Pewarganegaraan diberikan (atau tidak diberikan) atas permohonan. Instansi yang memberikan pewarganegaraan itu ialah Menteri Kehakiman.

Untuk mengajukan permohonan pewarganegaraan, pemohon harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:
(1) Sudah berumur 21 tahun;
(2) Lahir dalam wilayah Republik Indonesia, atau pada waktu mengajukan permohonan bertempat tinggal dalam daerah itu selama sedikit-dikitnya 5 tahun berturut-turut yang paling akhir atau sama sekali selama 10 tahun tidak berturut-turut;
(3) Jika ia seorang laki-laki yang kawin, mendapat persetujuan isteri (isteri-isterinya);
(4) Cukup dapat berbahasa Indonesia dan mempunyai sekedar pengetahuan tentang sejarah Indonesia serta tidak pernah dihukum karena melakukan suatu kejahatan yang merugikan Republik Indonesia;
(5) Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani;
(6) Membayar pada Kas Negara uang sejumlah antara Rp 500,- sampai Rp 10.000,- yang ditentukan besarnya oleh Jawatan Pajak tempat tinggalnya berdasarkan penghasilannya tiap bulan yang nyata dengan ketentuan tidak melebihi penghasilan nyata sebulan;
(7) Tidak mempunyai kewarganegaraan atau kehilangan kewarganegaraannya apabila ia memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia atau menyertakan pernyataan menanggalkan kewarganegaraan lain menurut ketentuan hukum dari negara asalnya atau menurut ketentuan hukum perjanjian penyelesaian dwikewarganegaraan antara Republik Indonesia dan negara yang bersangkutan.

Nah, dari uraian diatas, kita tahu bahwa Cristian Gonzales, yang asli Uruguay itu dan mendapat istri orang Indonesia sekarang sudah menjadi WNI melalui program Naturalisasi (sudah tinggal di Indonesia selama 5 tahun lebih).  Sedangkan Irfan Bachdim, yang mempunyai ayah asli Malang, Indonesia,  sebenarnya sejak lahir sudah berkewarganegaraan Indonesia.   Jadi, di timnas sepakbola Indonesia cuma ada satu pemain hasil naturalisasi yaitu Cristian Gonzales.

Berkaitan dengan manfaat dan tidaknya program naturalisasi pemain sepakbola/olahraga yang hangat-hangatnya dilakukan BTN (Badan Tim Nasional) PSSI 2010, menurut hemat saya sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan seksama.  Bukankah, tim sepakbola Filipina dengan 9 pemain hasil naturalisasi "keok" melawan Indonesia di semifinal ?  Jadi, maksud saya, ini salah satu bukti bahwa program naturalisasi tidaklah otomatis menjamin prestasi sepakbola Indonesia akan meningkat.  Sebaiknya tidaklah asal comot, tetap harus melalui proses pengamatan, uji coba dan seleksi yang ketat.  Tidaklah berarti bahwa jika mereka sudah pernah bermain di klub-klub luar negeri lantas berarti skillnya lebih baik ?    Tidak...tidak lantas seperti itu.  Terus apa artinya dengan pemain lokal Indonesia yang juga telah berusaha keras berlatih, belajar dan berjuang memperbaiki diri lewat klub, liga dll ?  Buktinya, timnas Indonesia dengan "hanya" satu pemain hasil naturalisasi mampu mengalahkan tim Filipina yang mempunyai 9 pemain naturalisasi, dengan agregat 2-0.

Bahkan, ada satu peristiwa yang agak kurang sesuai dengan semangat nasionalisme.  Yaitu, pada pertandingan semifinal Indonesia melawan Filipina kemarin.  Banyak pemain Filipina ketika sebelum laga dimainkan tidak bisa menyanyikan lagu kebangsaan Filipina dengan baik, bahkan cenderung membisu.

Jadi, naturalisasi memang bermanfaat, tetapi pembinaan pemain lokal pun janganlah dilupakan sehingga tetap bisa bersaing dengan pemain hasil naturalisasi.

Artikel terkait :

1.  Profil Cristian Gonzales
2.  Profil Irfan Bachdim
3.  Profil Alfred Riedl

Senin, 06 Desember 2010

Ayo bentuk Gapoktan di desa kita (Seri 8)

Setelah PPL bersama Gapoktan melakukan identifikasi potensi desa yang caranya bisa dilihat di   SERI 7, maka inilah hasilnya.  Hasil identifikasi potensi desa antara lain berguna untuk menyusun rencana dan program kerja untuk pengembangan usaha petani, kelompok tani dan gapoktan serta menjadi data bagi instansi terkait/pemerintah dalam program pembangunan pertanian di suatu wilayah.  Data potensi desa dibagi 2 yaitu usaha budidaya dan non budidaya.

LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA

1.        Desa                               :   Tlogopayung
2.        Kecamatan                     :   Plantungan
3.        Kabupaten/Kota          :   Kendal
4.        Propinsi                         :   Jawa Tengah
5.        Nama Penyuluh            :   Mar’ah Solichah, S.Pt
6.        Alamat                           :   Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
No Kode Usaha Produktif Potensi Catatan
Luas lahan/Populasi ternak Produktivitas (ton/ha) Jumlah Rumah Tangga Tani
I. USAHA BUDIDAYA
1. Tanaman Pangan
a. Padi 146 4,3 1093
b. Jagung 126 2,21 1093
c. Kedelai 1 0,7 2
d. Kacang Tanah 3 1,5 50
e. Kacang Hijau - - -
f.  Ubi Kayu 42 8,38 900
g. Ubi Jalar 21 10 900
2. Hortikultura
a. Bawang Merah - - -
b. Cabe Merah 0,25 1 1
c. Kubis - - -
d. Tomat - - -
e. Kacang Panjang 0,1 0,2 60
f.  Pisang 3 4,5 700
g. Jeruk - - -
h. Pepaya - - -
k. Rimpang (jahe) 0,1 0,8 60
3. Perkebunan
a. Kopi 49,84 0,75 900
b. Lada - - -
c. Cengkeh 44,23 0,9 900
d. Melinjo 36,89 - -
e. Nilam - - -
g. Kelapa 1,50 3,75 -
h. Aren 2 4 -
i.  Sengon 73,78 0,03 58
4. Peternakan
a. Ayam Buras 2208 - 550
b. Itik 686 - 150
d. Kambing 246 - 100
e. Domba 620 - 325
f.  Kelinci - - -
g. Mentok 442 - 234
h. Sapi 274 - 215

Sedangkan data Usaha Non Budidaya yaitu :

LAPORAN IDENTIFIKASI POTENSI DESA

1.        Desa                               :   Tlogopayung
2.        Kecamatan                     :   Plantungan
3.        Kabupaten/Kota          :   Kendal
4.        Propinsi                         :   Jawa Tengah
5.        Nama Penyuluh            :   Mar’ah Solichah, S.Pt
6.        Alamat                           :   Desa Pucakwangi RT 02 RW II, Pageruyung, Kendal 51361
N

o
Kode

Usaha

Produktif
Potensi Catatan
Jenis

Usaha
Transaksi Jual Beli Om

Set



(Rp)
Pasar
A

da
T

id

a

k
Hari

an
Min

ggu

an
Bul

ana

n
Lok

al
Kab

II. USAHA

NON

BUDI

DAYA
a. Usaha

Rumah

tangga yg

terkait dg

potensi desa
√ √ √ Slondok,

Rengge-

nek,

gaplek,

samier,

kripik, emping

melinjo,
b. Pemasaran

hasil

pertanian

(Bakulan)
√ √ √ Tebas

Sengon

dan hsl

pertanian

warung

kelon-

tong
c. Usaha

lainnya

(Saprotan)
√ √ √ Kios

Pengecer

pupuk

Sabtu, 04 Desember 2010

Ajaib : Nanas berbuah 27

Keanehan demi keanehan semakin merebak di bumi kita ini.  Satu lagi, ada dijumpai buah aneh, yaitu Nanas berbuah 27 buah.  Pemilik tanaman Nanas Aneh ini, Juaeriyah, warga Pakuan Agung, Muara Sungkai, Lampung Utara itu mengaku tidak memberikan perlakukan khusus kepada pohon nanas itu. Bahkan, Juaeriyah sempat akan memotong pohon nanas yang dikira tidak produktif itu, karena selama tiga tahun belum pernah berbuah.

Pohon nanas unik ini  menyita perhatian  warga sekitar. Bahkan sebagian warga mempercayai buah nanas itu bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Kini, Juaeriyah sedang menunggu penelitian Dinas Pertanian setempat untuk memastikan apakah ke-27 buah nanas aman untuk dikonsumsi atau tidak. Klik juga video  di sini. (VIVAnews)

Yang jadi pertanyaan, apakah bisa buah nanas aneh tersebut, diperbanyak alias direproduksi sehingga bisa menghasilkan keturunan/bibit nanas yang berbuah banyak.  Kalau seandainya bisa, siap-siaplah berkebun nanas, untungnya pasti besar...hehe...

Video nanas berbuah 27 buah.  KLIK dibawah ini.

http://www.vivanews.com/embed/video/12128/