Kamis, 11 November 2010

Tips gratis cara membuat anak ayam kampung super cepat besar (Seri peternakan)

Ayam lingnan asli dan silangan dengan ayam kampung lokal berumur 1,5 bulan
Sejak tahun 2000-an yang lalu saya sudah memulai beternak ayam secara  intensif, walau dengan jumlah tidak terlalu banyak, yah...kira-kira dulu seratusan ekor lah..., kalau sekarang tinggal puluhan, habis waktunya tidak sesempat seperti dulu dan terutama maklum, gak punya modal, sih....hehe...Pertama, saya beternak ayam arab petelur, ayam kampung, ayam pelung dan ayam hutan. Nah, sekarang populasi ayam kampung super saya banyakin.  Ayam kampung super saya merupakan silangan dari ayam lingnan dengan ayam kampung lokal.  Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya sebelumnya    tips praktis-beternak-ayam-kampung-super-seri-peternakan.

Gambar diatas merupakan anak-anak ayam lingnan dan silangan lingnan dengan ayam kampung lokal (jadi ayam kampung super) yang berumur sekitar 1,5 bulan.  Walau dengan ransum makanan/pakan seadanya, pertumbuhannya tetap lebih cepat dibanding dengan ayam kampung biasa.  Saya sengaja tidak memberi pakan melulu pakan jadi seperti Ayam pedaging) karena pasti citarasa daging yang dihasilkan menjadi lembek, tidak kenyal, kurang berserat dan kadar lemaknya/kolesterol tinggi, mirip daging ayam pedaging ras. (sekarang banyak dijual ayam kampung tetapi diberi pakan mirip ayam ras pedaging, silakan anda rasakan apakah sama citarasanya dengan ayam kampung asli ?, maaf ini bukan pertanyaan provokatif, tapi perlu kiranya diteliti apakah ada perbedaan kandungan nutrisi daging ayam, kadar kolesterol, sifat fisis dan kimia daging pada ayam kampung lokal dengan ayam kampung yang diberi pakan sama dengan ayam ras pedaging).


Nah, berikut ini saya akan memberikan tips untuk anda cara cepat membesarkan anak ayam kampung super dengan citarasa daging mendekati atau bahkan mirip dengan ayam kampung lokal. Ini dia...

1. bibit ayam kampung yang kita pelihara haruslah ayam kampung super yang cepat besar, seperti yang saya punya contohnya.  Supaya perttumbuhan cepat dan bisa dipacu

2. usahakan kandang yang digunakan sistem umbaran, jangan di kandang batere.  Lebih baik lagi, alasnya tanah sehingga ayam bebas berkeliaran dan dalam kandang tersebut buatlah tangkringan ayam dari kayu atau bambu, kan ayam suka lompat, loncat dan nagkring, ini akan melatih otot ayam sehingga relatif kekar.

3. nah ini yang terpenting, rekayasa ransum.  Maksud saya begini, tidak usah pake teori yang canggih-canggih.  Kita tau kalo supaya ayam cepat besar, intinya ransum harus mengandung protein tinggi. Nah, protein ini bisa dicari dengan pakan pabrik (mis BR 1), atau kalo di desa saya "amis-amisan" dari ikan atau yuyu, keong atau tepung ikan.  Untuk praktisnya, saya mending beli BR 1.  Komposisi ransum yang saya gunakan adalah :

- anak ayam umur 0 - 25 hari = 100 % BR 1.  Pada umur ini jangan lupa, beri lampu/penerangan, selain supaya hangat juga bisa makan di malam hari.  Dan juga air minum diberi rebusan sayuran, contoh daun pepaya atau temu-temuan untuk menjaga kesehatan tubuh, anti cacing dan menjaga nafsu makan.

- umur 25 hr - 2 bulan = 30 % BR 1 : 30 % jagung giling halus : 40 % dedak padi halus.  Pada umur ini lampu sudah bisa dikurangi bertahap.

- umur 2 bulan keatas = 20 % konsentrat daging : 30 % jagung : 40 % dedak padi : 5 - 10 % sayuran.  (konsentrat bisa diganti tepung ikan/amis-amisan).  Saya biasa menambahkan sayuran untuk suplemen vitamin, mineral atau serat.  Sayuran/daun-daunan yang sering saya campurkan pada ransum adalah daun pepaya, daun singkong, daun "gudal meled" atau lengko, dan daun temu ireng.  Pada prinsipnya jenis daun yang berstruktur agak lunak bisa digunakan.  Pemberian sayuran pada ayam tentu saja harus dirajang atau diiris-iris dulu, kemudian kalau bisa direbus atau langsung dicampur ke ransum.  Oya, saya lebih suka menggunakan pakan basah.  Nah, dengan cara diatas, alhamdulillah selain ayam kampung cepat pertumbuhannya, juga sehat dan sejauh ini citarasanya seperti ayam kampung biasa.  Bobot ayam kampung super dengan ransum seperti kira-kira umur 2,5 - 3 bulan mencapai 1 kg-an lebih lah, walau ada yang kurang, ada yang lebih juga, dengan syarat ayam sehat, makanan teratur dan kandang mendapat cukup sinar matahari.

Sebenarnya komposisi pakan diatas, bisa diotak-atik sendiri.  Pada prinsipnya penambahan protein yang cukup signifikan akan berdampak pada cepatnya pertumbuhan ayam.   Saya menghindari 100 % pakan jadi dari pabrik, karena nanti pasti dagingnya lembek, walaupun pertumbuhaannya pesat. Oya, saya juga sering menambahkan pada pakan, yaitu singkong, talas maupun ubi.  Semua ini saya lakukan agar ayam kenyang dan yang penting struktur dagingnya yang pasti kenyal karena makannya beragam.  Untuk ayam dewasa menghabiskan kira-kira pakan 80 - 100 gram pakan, tergantung jenis ayam, umur, dan jenis kelamin.

Sekian dulu ya tips gratis dari saya, insya ALLAH akan saya posting artikel tentang cara atau  Tips mencegah penyakit ND atau tetelo pada ayam kampung super menggunakan obat-obat tradisional, tentunya berdasar pengalaman saya...salam.


Silakan baca juga :
1. Tips membuat anak ayam kampung cepat besar
2. Tips mencegah penyakit ND atau tetelo pada ayam kampung super 
3. Tips praktis beternak ayam kampung super 
4. Tips membuat kandang ayam kampung super 
5. Tips membuat pakan ayam kampung super 
6. Tips mengatasi atau mencegah penyakit ayam kampung super 
7. Tips mengobati penyakit yang sering menyerang ayam kampung super
8. Lima hal yang harus dihindari dalam merawat DOC ayam kampung super
9. Tips-gratis-supaya-ayam-kampung-dewasa nafsu makannya lahap
10. Tips-gratis-mengatasi-ayam-yang-suka mojok/sakit
11. Analisa-usaha-ternak-ayam-lingna
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa diklik/tidak berfungsi,silahkan cari artikel yang anda ingin baca di DAFTAR ISI BLOG INI.  Insya ALLAH artikel yang anda inginkan bisa dibaca dan dinikmati.  Selamat membaca tips gratis dan praktis dari saya. Semoga bermanfaat 

17 komentar:

  1. tolong muat lagi yang lebih detail termasuk ayam-ayam yang lain

    BalasHapus
  2. insya ALLAH pak akan saya usahakan...untuk saat ini fokus ke ayam kampung super dulu/lingnan asli, walau dulu populasi ayam saya plg banyak aym arab. salam kenal dan sukses pak...

    BalasHapus
  3. pak saya sangat tertarik dengan artikel yg bpk tuliskan.ttp didaerah km sgt sulit mendapatkan ayam kampung super. Apa bisa cara diatas di praktekkan pd ayam kampung biasa. Dan berapa lama masa panennya? Mohon di balas.. Trims..

    BalasHapus
  4. pada prinsipnya untuk menghasilkan ayam super yg tumbuhnya cepat, selain perawatan dan pakan yg cukup dan bergizi, faktor yg tak kalah pentingnya adalah induk yg berkualitas dan cepat besar. Diantaranya bisa diambil induk ayam lingnan yang bisa disilangkan dengan ayam kampung lokal yang cepat besar, seperti ayam kedu, ayam bangkok bahkan ayam pelung atau ayam pedaging. ada juga yang mengawinkan ayam kampung lokal dengan ayam petelur. semua itu untuk mendapatkan jenis ayam yang pertumbuhannya relatif cepat. silakan diotak-atik sendiri. Masa panen tergantung perawatan dan pemeliharaan, umumnya sekitar 2-3 bulan sudah siap dipanen, dengan bobot minimal 600-700 gr. salam kenal dan sukses ya mas...jangan sungkan2 berbagi ilmu...

    BalasHapus
  5. Ass wr wb,
    Pak Alief, apakah saya boleh berkunjung ke lokasi peternakan ayam anda? & dimana lokasinya?
    Dimana saya bisa dapatkan bibit ayam lingnan? apakah saya bisa beli dari anda?
    Apakah saya boleh meminta No HP anda? kalai private tolong di email ke saya pak.....

    BalasHapus
  6. Dadang Irmawan18 Januari 2011 11.47

    Pa Alief yth ,
    Mohon infonya dimana saya bisa membeli Ayam Lingnan ini .

    Wassalam
    Dadang

    BalasHapus
  7. ayam lingnan bisa dibeli di tempat saya, tapi kalo sdh banyakan sementara kami perbanyak dulu untuk anggota. silakan datang ke gubuk saya. alamat lihat di http://aliefardi.wordpress.com/about/
    terimakasih.

    BalasHapus
  8. permisi mas. mau tanya kalau beli ayam lignan di tempat mas bisa ga ya. ga banyak mungkin brapa aja. atau telurnya aja di kirim ke jogja. kira - kira brapa kalau mas arif berkenan.
    matur suwun mas arif

    BalasHapus
  9. saya punya sedikit halaman dibelakang rumah, ingin saya gunakan untuk beternak ayam, semula karena sayang banyak nasi sisa makan dan kerin dimagicjar, kalau ada ayam kan tidak terbuang. tetapi setelah membaca tulisan anda yang menarik sepertinya fun juga ya kalau kita punya ayam yang diternak sungguhan dan memnghasilkan. Masalahnya pengetahuan saya tentang ternak ayam nol besar. jenis ayam kignan yang anda sebut2 pun saya tidak tahu, membeli bahan pakan ayam dimana pun saya tidak tahu, he2....he.... norak ya ? tapi sungguh saya ingin belajar,bisa tolong saya dengan penjelasan yang rinci ? thank's. oh ya, saya tinggal di jakarta

    BalasHapus
  10. maaf mas, masih diutamakan untuk kelompok dulu krn populasi belum banyak. nanti sy kabari lagi. maturnuwun

    BalasHapus
  11. sangat bagus skli, klo bisa bagaomana cara beternak ayam kampung petelur sukses

    BalasHapus
  12. Pak Alief q tak beli ayam liingnan punya bpk soale d tmpt sy blm ada

    BalasHapus
  13. Ini yg saya cari2 slama ini.saya mau praktekkan ke ayam kampung biasa aja karna didaerah saya gak ada ayam kampung super.thank ya pak Alief ...?

    BalasHapus
  14. Ma kasih Pak Alief......

    BalasHapus
  15. sama-sama mas niam.ayam lingnannya sudah berkembang belum...sekarang ngajar dimana?

    BalasHapus
  16. saya sangat menyukai tulisan anda , salam dari weleri

    BalasHapus