Senin, 14 Maret 2011

Tips gratis membasmi lembing (walang sangit)

Walang sangit punya hobi menghisap buah padi alias gabah


Beberapa waktu yang lalu, saya dan beberapa petani yang menanam padi seringkali dibuat jengkel karena ulah lembing alias walang sangit (Leptocorisa oratorius).  Betapa tidak ?  Padi yang sudah berbuah menjadi mangsa walang sangit. Serangga ini akan menghisap buah padi atau gabah sedemikian rupa sehingga seringkali buah padi akan berwarna kecoklatan hingga hitam bahkan pada serangan yang parah akan mengakibatkan bulir padi menjadi hampa. Oleh karena itu, petani di desa saya berupaya untuk meramu sendiri obat alami untuk membasmi minimal mengusir hama walang sangit. continue reading...

Oya, gambar walang sangit diatas saya ambil dari internet, semoga si pemilik foto tidak marah gambarnya saya pajang, kan beramal ya pak/bu lagipula bukan untuk komersiil, terimakasih.


Bahan-bahan nabati yang dipakai petani di desa Tlogopayung, diantaranya yaitu :

1.  umbi gadung
2.  kulit jengkol
3.  akar tuba/jenu
4.  daun tembakau
5.  daun orok-orok
6.  daun sengon
7.  daun sirsak

Bahan-bahan diatas kira-kira sebanyak masing-masing 1 kg. Sedangkan langkah-langkah pembuatan ramuan alami sebagai berikut :

1. tumbuk bahan-bahan diatas hingga halus satu persatu
2. Campurlah bahan-bahan yang sudah ditumbuk tadi dengan menempatkan pada wadah atau ember
3. beri air bersih/air sumur kira-kira 5-6 liter dan kemudian diaduk secara merata (ada juga yang menyarankan ditambah dengan sabun cuci rinso 1-2 sdm)
4. diamkan larutan tersebut selama kira-kira 2-3 hari kemudian tutuplah dengan rapat
5. kontrol larutan tsb dengan rutin dan sesekali diaduk
6. setelah 3 hari maka jadilah larutan tsb sebagai biang obat
7. kemudian peras dan saring.

Nah, untuk aplikasi cukup dicampur dengan perbandingan antara biang obat dengan air bersih 1 : 10. Petani sini sudah pernah mencoba dan hasilnya, alhamdulillah walang sangit kabur. Untuk hasil yang memuaskan ada yang mengatakan supaya akar tuba dan umbi gadung dibanyakin, bahkan ada yang mencampur sedikit (1/2 dosis normal) dengan insektisida kimia seperti decis, matador atau dursban, habis saking keselnya sih...nanem padi susah-susah, eh...giliran mau panen diserang walang sangit, bener-bener kurang ajar...hehe...

Dengan cara alami/organik diatas (atau semi organik ???), insya ALLAH lingkungan akan aman, padi sehat untuk dikonsumsi dan yang penting predator alamitak akan musnah.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Artikel terkait :
1.  Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2) 
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1) 
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6.
Tips gratis membuat EM (2) 
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4) 
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri 
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1) 
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik 
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi 
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair 
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2) 
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik 
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana 
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah 
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik 
18. Tips membuat fungisida organik sendiri 
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri 
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.

2 komentar: