Tampilkan postingan dengan label pembuatan EM4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembuatan EM4. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Februari 2011

Tips gratis membuat EM4 (2)

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman Email dari sahabat yang berisi tentang cara lain membuat EM4 atau effective microorganism, yaitu kumpulan mikroorganisme positif yang berperan dalam membantu proses dekomposisi bahan organik maupun meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menambah daya tahan tanaman terhadap penyakit.  Cara ini saya rasa bisa menjadi alternatif lain dalam  MEMBUAT EM4. Cara yang lain sudah pernah saya tulis, silakan dilihat DISINI.

Memang, jika menggunakan cara yang pernah saya tulis dahulu, menurut petani kelompok kami, baunya cukup menyengat (karena menggunakan rumen sapi?).  Sedangkan menurut cara dibawah ini, mungkin tidak menimbulkan bau yang kurang sedap karena menggunakan bahan-bahan nabati.  Baiklah, caranya akan saya kutip semuanya untuk anda, semoga bermanfaat.

Bahan-bahan :

- Sampah sayur, terutama kacang-kacangan
- Kulit buah-buahan (papaya, pisang, rambutan, mangga, dsb.)
- Bekatul, secukupnya
- Gula merah, sedikit saja
- Air beras, secukupnya

Cara membuat:

Sampah sayur, kulit buah-buahan dan bekatul dicampurkan. Tempatkan misalnya di dalam sebuah ember atau penampung yang lain. Tutup. Sambil kadang-kadang diaduk, biarkan selama satu minggu sampai membusuk sehingga menjadi EM1.

EM singkatan dari Effective Microorganism, yaitu jasad renik "ganas" yang akan mempercepat proses pengomposan.
Ditengarai dengan angka 1 karena inilah cairan mikroorganisme yang terbentuk setelah mengalami dekomposisi selama satu minggu.

Langkah berikutnya cairan EM1 dicampur dengan sampah sayur dan kulit buah-buahan. Kemudian didiamkan lagi selama satu minggu.
Cairan baru yang terbentuk disebut dengan EM2.

Cairan EM2 dicampurkan dengan bekatul, gula merah dan air beras. Dan didiamkan lagi selama satu minggu sehingga menjadi EM3.

Diamkan lagi selama satu minggu tanpa menambahkan apa-apa. Cairan itu telah menjadi EM4.

Untuk penggunaan silakan bisa dilihat DISINI.  EM4 bisa digunakan untuk pertanian, untuk peternakan saya rasa bisa, tetapi saya belum pernah mencobanya, mungkin pembaca ada yang pernah mencoba untuk ayam, kambing, sapi dll dan dampaknya.
(dikutip : dari berbagai sumber)

Artikel terkait :
1.  Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2) 
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1) 
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6.
Tips gratis membuat EM (2) 
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4) 
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri 
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1) 
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik 
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi 
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair 
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2) 
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik 
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana 
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah 
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik 
18. Tips membuat fungisida organik sendiri 
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri 
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)
PENTING UNTUK SOBAT SEMUA :
Jika link-link diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, silahkan anda cari di DAFTAR ISI blog ini dengan judul artikel yang sama. Insya ALLAH tak ada masalah. Selamat membaca, dan jangan lupa tinggalkan komentar atau saran ya...terimakasih banyak.

Rabu, 27 Oktober 2010

Tips gratis dan praktis membuat/membiakkan EM4/mikroorganisme lokal

Seperti janji saya beberapa hari yang lalu, mengenai pembuatan EM4/mikoorganisme lokal  sendiri, maka artikel ini untuk memenuhi janji saya tersebut.  Silakan disimak ya....

Pada sekitar th 2009 yang lalu, kelompok tani se-Desa Tlogopayung, Plantungan, Kendal dengan bimbingan PPL (Mar'ah Sholichah, S.Pt, alumni UNDIP Semarang) mengadakan pelatihan pembuatan EM4/isolasi mikroorganisme lokal yang bermanfaat. EM4 ini nantinya bisa digunakan dalam membuat kompos, pupuk cair organik, obat-obatan organik maupun fermentasi bahan organik, misalnya sampah/jerami untuk pakan ternak.

Berikut ini alat dan bahan yang diperlukan :

Alat :

Ember besar (15 lt) 1 buah, plastik penutup 1 buah, jerigen 1 buah, saringan 1 buah,

Bahan :

Isi perut sapi/isi rumen (bisa juga diganti rumen kambing, kerbau) 2 kg, gula pasir/tetes tebu 1 kg/1 lt, dedak halus/katul 2 kg, air bersih bukan PAM 10 lt.

Nah, cara pembuatannya sbb :

1.  siapkan ember plastik kemudian masukkan gula/tetes tebu dan dedak yang dicampur dgn air 2 lt sampai larut

2.  rumen sapi dimasukkan ke dalam ember yg telah berisi larutan diatas

3.  ke dalam ember tadi, tambahkan air bersih 8 liter, lalu diaduk hingga campuran homogen kira-kira 10 menit.

4.  kemudian tutuplah ember tersebut rapat-rapat dengan plastik dan tempatkanlah agak jauh dari sinar matahari langsung.  Biarkan selama kurang lebih 3 hari.

5.  Nah, pada hari ke-4, 5, 6, 7, 8 ember dibuka sebentar dan campuran tsb diaduk rata kemudian ditutup rapat lagi.  Proses pembuatan EM4 ini berhasil bila campuran berbau tape.

Jika sudah jadi biang EM4 ini bisa bertahan +- 1 bulan dalam suhu ruang.  EM4 buatan sendiri ini bisa kita aplikasikan langsung ke tanah untuk menambah kandungan mikroorganisme tanah/sebagai obat organik dengan cara dicampur air kemudian disemprotkan ke tanah/tanaman ataupun di kocorkan langsung ke tanah dengan perbandingan 1 : 10. Biang EM4 ini bisa juga kita perbanyak sendiri dg menambahkan gula/tetes tebu, katul dan air.  Bisa juga digunakan untuk membuat fermentasi bahan organik/pupuk organik/kompos/BOKASHI.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Artikel terkait :
1.  Bahan-yang-berpotensi-sebagai-starter kompos (Seri 4)
2. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 3)
3. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 2) 
4. Bahan yang berpotensi sebagai starter kompos/pupuk (seri 1) 
5. Membuat starter kompos/pupuk sendiri (pengenalan)
6.
Tips gratis membuat EM (2) 
7. Tips gratis membuat pestisida organik (4) 
8. Tips gratis membuat bokashi/pupuk organik sendiri 
9. Tips membuat/membiakkan EM /mikroorganisme lokal (1) 
10. Potensi temu hitam sebagai insektisida dan fungisida organik 
11. Analisa kandungan urine hasil fermentasi 
12. Analisa biaya sederhana pembuatan pupuk organik cair 
13. Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2) 
14. Potensi umbi gadung sebagai insektisida organik 
15. Tips gratis membuat pupuk organik cair sederhana 
16. Tips gratis membasmi hama yuyu/kepiting sawah 
17. Potensi kulit jengkol sebagai insektisida organik 
18. Tips membuat fungisida organik sendiri 
19. Tips membuat herbisida/racun rumput sendiri 
20. Tips gratis membuat pestisida organik sendiri (resep 1)